© Copyright 2026, Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia

Menteri Trenggono Siapkan PPN Pengambengan Jadi Pelabuhan Perikanan Kelas Dunia

Siaran Pers
Selasa, 29 September 2026
Menteri Trenggono Siapkan PPN Pengambengan Jadi Pelabuhan Perikanan Kelas Dunia

SIARAN PERS


KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN


NOMOR: SP.292/SJ.5/IX/2026

 

JEMBRANA, (29/9) - Kementerian Kelautan dan Perikanan resmi memulai pengembangan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan di Jembrana, Bali. Pengembangan ini akan menjadikan PPN Pengambengan sebagai pelabuhan perikanan kelas dunia yang mengintegrasikan antara kegiatan penangkapan, pengolahan, serta distribusi hasil perikanan ke pasar global. 

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyebut perencanaan hingga dimulainya 

proyek Integrated Fishing Ports and International Fish Market Phase I ini membutuhkan waktu cukup panjang, sebab pihaknya tidak hanya menyiapkan pendanaan tapi juga dukungan dari pelaku usaha dan masyarakat nelayan. Selain itu juga harus memastikan pengembangan yang dilakukan mengakomodir kebutuhan pelaku usaha perikanan skala kecil maupun besar, serta nelayan-nelayan tradisional setempat. 

Dengan pengembangan ini, PPN Pengambengan yang selama ini fokus pada layanan kepelabuhanan  akan terintegrasi dengan industri pengolahan, pemasaran, sampai distribusi. Jenis ikan yang didaratkan pun akan semakin banyak, termasuk ikan tuna. Konsep pembangunan dan operasional pelabuhan yang dirancang ramah lingkungan, juga berpotensi menjadi pusat wisata baru di wilayah barat Pulau Bali. 

“Pembangunan ini selain untuk pengembangan ekonomi, harapannya menjadi tempat yang mengombinasikan industri perikanan modern dan pariwisata, sehingga membawa peluang yang baik untuk masa depan Bali,” ujar Menteri Trenggono dalam acara Groundbreaking PPN Pengambengan di Jembrana, Selasa (29/9).

Perubahan besar lainnya dari pengembangan PPN Pengambengan diantaranya kawasan pelabuhan perikanan semakin luas. Dari yang semula 13,5 Hektare (Ha) menjadi 49,3 Ha. Begitupun dengan luasan kolam pelabuhan dari 24 Ha menjadi 88,3 Ha dengan daya tampung kapal mencapai 1.600 unit dari yang sebelumnya 1.273 unit. Dengan perluasan kolam labuh ini, PPN Pengambengan nantinya siap menampung kapal-kapal perikanan bertonase besar dari Pelabuhan Benoa. 

Dari sisi produkvititas, volume pendaratan ikan juga akan meningkat signifikan dari 61.300 ton per tahun menjadi 124.000 ton per tahun dengan potensi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mencapai Rp104 Miliar per tahun dari posisi saat ini Rp48 Miliar per tahun. Jumlah tenaga kerja yang berhasil terserap pun tak tanggung-tanggung jumlahnya sekitar 25.000 orang, atau naik hampir tiga kali lipat dari jumlah pekerja saat ini. 

Pengembangan PPN Pengambengan diproyeksikan selesai akhir tahun 2029 dengan nilai kontrak mencapai Rp1,27 triliun, dukungan Islamic Development Bank (IsDB). Selain Pengambengan, program modernisasi pelabuhan perikanan juga sedang berjalan PPN Kejawanan di Cirebon. 

“Pengembangan pelabuhan sangat sejalan dengan upaya pemerintah Indonesia untuk mendorong ekonomi biru yang produktif dan berkelanjutan dengan memanfaatkan potensi sumber daya kelautan dan perikanan sekaligus menjaga keberlanjutannya bagi generasi mendatang. Harapan kami, pengembangan PPN ini, baik itu di Cirebon maupun yang di Pengambengan, bisa semakin mengembangkan potensi perikanan Indonesia,” ungkap perwakilan IsDB, Anisa Pratiwi. 

Sementara itu, Gubernur Bali I Wayan Koster memastikan dukungan pemerintah provinsi dan daerah terhadap pengembangan PPN Pengambengan. Modernisasi fasilitas perikanan dan peningkatan layanan di PPN Pengambengan menurutnya, sejalan dengan strategi Pemprov Bali untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi khususnya dari sektor maritim. “Ini program luar biasa, pertama dan terbesar di Indonesia, yang akan meningkatkan nilai ekonomi Bali, meningkatkan kesejahteraan para nelayan, bahkan perikanan dari hulu sampai hilir,” terangnya. 

Sumber:

BIRO HUBUNGAN MASYARAKAT DAN KERJA SAMA LUAR NEGERI

Bagikan Artikel Ini
Logo Logo
KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA

JL. Medan Merdeka Timur No.16 Jakarta Pusat

Telp. (021) 3519070 EXT. 7433 – Fax. (021) 3864293

Email: humas.kkp@kkp.go.id

Call Center KKP: 141

Media Sosial

Pengunjung

1 2
© Copyright 2026, Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia