© Copyright 2026, Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia

Profile Wakil Menteri KKP

DIDIT HERDIAWAN ASHAF DIDIT HERDIAWAN ASHAF Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan

Laksamana TNI (Purn) Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A.

Laksamana TNI (Purn.) Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A., lahir di Surabaya pada 13 September 1961, menempuh pendidikan militer di Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan 1984, dengan berbagai pelatihan tambahan di dalam dan luar negeri. Sepanjang kariernya, beliau telah menduduki sejumlah jabatan strategis, termasuk sebagai Asisten Operasi Panglima TNI, Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar), serta Kepala Staf Umum TNI. Pengalamannya yang mendalam dalam bidang kemiliteran dan strategi kini ia bawa ke perannya sebagai Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan.

Pendidikan:

Didit Herdiawan menyelesaikan pendidikan menengah di SMA Negeri III Teladan Jakarta (1976-1980) dan melanjutkan pendidikan tinggi dengan meraih gelar Master of Public Administration dan Master of Business Administration. Kemudian beliau meraih gelar Doktor di Institut Pertanian Bogor.

Riwayat Jabatan:

Militer

Laksamana TNI (Purn.) Didit Herdiawan memulai karier militernya sebagai Letnan Dua hingga Kapten, dengan penugasan awal sebagai Perwira Divisi AKS di KRI Ngurah Rai-344 (1984). Jabatan penting lainnya meliputi Palaksa di KRI Lambung Mangkurat-374 (1996) dan Komandan KRI Nuku-373 (2000). Ia kemudian menjabat sebagai Ajudan Presiden RI (2004–2009), Kepala Staf Koarmabar (2010), Panglima Kolinlamil (2010–2011), dan Wakil Kepala Staf TNI AL (2014–2015). Puncak karirnya tercapai sebagai Kasum TNI (2015–2019) dan Irjen Kementerian Pertahanan (2019).

Sipil

Setelah mengakhiri masa jabatan militernya, Didit Herdiawan berperan sebagai Asisten Khusus Menteri Pertahanan Bidang Matra Laut dari 2019 hingga 2024. Di jabatan ini, ia memberikan dukungan strategis terkait aspek kelautan dan pertahanan maritim. Pada 2024, beliau dipercaya sebagai Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, posisi yang memungkinkan beliau untuk menerapkan pengalamannya dalam memperkuat sektor kelautan dan perikanan serta mendukung kebijakan kelautan nasional.

Penghargaan:

Didit Herdiawan menerima berbagai penghargaan atas dedikasinya dalam militer, yang mencakup beberapa tanda jasa seperti Bintang Yudha Dharma Pratama, Bintang Jalasena Utama, dan Bintang Dharma. Penghargaan ini mencerminkan kontribusi signifikan beliau dalam bidang pertahanan nasional dan pelayanan di TNI AL. Selain itu, beliau juga dianugerahi Bintang Swa Bhuwana Paksa serta Satya Lencana Kesetiaan atas masa pengabdian panjangnya dalam berbagai misi dan operasi militer.

Prof. Dr. Irwan Meilano, S.T., M.Sc. Prof. Dr. Irwan Meilano, S.T., M.Sc. Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan II

Prof. Dr. Irwan Meilano sebelum menjadi Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan adalah Guru Besar di Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB) Institut Teknologi Bandung (ITB) dan menjabat sebagai Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan (WRAM) periode 2025–2030. Beliau tergabung dalam Kelompok Keahlian Sistem Spasial dan Kadaster, dengan fokus riset pada geodesi, kebencanaan, serta pengembangan sistem informasi spasial untuk mitigasi risiko bencana.

Pendidikan:
Perjalanan akademiknya dimulai dengan menyelesaikan pendidikan Sarjana Teknik di ITB pada tahun 1997, kemudian melanjutkan studi ke Nagoya University, Jepang, dan berhasil meraih gelar Magister pada tahun 2003 serta gelar Doktor pada tahun 2006. Sebelum menjabat sebagai WRAM, beliau dipercaya sebagai Dekan FITB ITB, menunjukkan kiprah panjang dalam kepemimpinan akademik.

Penghargaan:
Dedikasi Prof. Irwan dalam bidang keilmuan telah diakui melalui berbagai penghargaan bergengsi. Pada tahun 2023, beliau menerima Young Inspirational Geospatial Award dalam acara HxGN LIVE Indonesia serta penghargaan Pengabdian 25 Tahun dari ITB. Sebelumnya, beliau juga dianugerahi Satyalancana Karya Satya 20 Tahun oleh Presiden Republik Indonesia pada 2020, serta Indroyono Susilo Award pada 2019 dalam The Fifth International Conference of Indonesia Society for Remote Sensing (ICOIRS).

Selain kiprah akademik, Prof. Irwan aktif dalam penelitian strategis yang berkontribusi pada mitigasi bencana di Indonesia, termasuk kajian deformasi tektonik, pengembangan kadaster 3D, serta integrasi data geospasial untuk pengelolaan risiko kebencanaan. Dengan lebih dari dua dekade pengabdian, beliau menjadi salah satu tokoh penting dalam pengembangan ilmu kebumian dan kebijakan mitigasi bencana di Indonesia.

Logo Logo
KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA

JL. Medan Merdeka Timur No.16 Jakarta Pusat

Telp. (021) 3519070 EXT. 7433 – Fax. (021) 3864293

Email: humas.kkp@kkp.go.id

Call Center KKP: 141

Media Sosial

Pengunjung

1 2
© Copyright 2026, Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia