Ditjen Perikanan Tangkap KKP bersama mitra pembangunan KKP menggelar Pertemuan Identifikasi Pengumpulan Data Pemanfaatan Sumber Daya Ikan dengan dukungan Marine Stewarship Council(MSC) dan Yayasan IPNLF Indonesia (YII).
Direktur Pengelolaan Sumber Daya Ikan, Syahril Abd. Raup,menyampaikan bahwa ketersediaan data pemanfaatan sumber daya ikan yang berkualitas merupakan elemen kunci dalam pengambilan kebijakan pengelolaan perikanan yang berkelanjutan. Saat ini, selain data yang dikumpulkan oleh pemerintah seperti logbook penangkapan ikan, data pendaratan (PIPP), observer, enumerator, dan VMS, terdapat pula berbagai inisiatif pendataan yang dilakukan oleh mitra pembangunan. Namun, informasi tersebut masih tersebar dan belum teridentifikasi secara komprehensif.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya strategis untuk memperkuat sistem pendataan pemanfaatan sumber daya ikan yang akurat, terintegrasi, dan berkelanjutan, guna mendukung implementasi kebijakan Penangkapan Ikan Terukur (PIT) berbasis kuota. Selain itu juga memperkuat sinergi dan kolaborasi multipihak dalam penyediaan data pemanfaatan sumber daya ikan, sehingga kebijakan pengelolaan perikanan nasional dapat disusun secara lebih berbasis data, transparan, dan berorientasi pada keberlanjutan sumber daya ikan Indonesia.
Pertemuan yang berlangsung 27–28 Januari 2026 di Bogor ini, melibatkan berbagai pemangku kepentingan, antara lain unsur pemerintah pusat, akademisi dan peneliti, serta mitra pembangunan KKP, Turut hadir dalam kegiatan ini Tenaga Ahli Menteri Kelautan dan Perikanan Bidang Perlindungan Nelayan dan Awak Kapal Perikanan, peneliti dari BRIN, perwakilan Komisi Nasional Pengkajian Sumber Daya Ikan (Komnaskajiskan), perwakilan Direktorat Teknis lingkup DJPT, serta tim kerja di lingkungan Direktorat Pengelolaan Sumber Daya Ikan.
JL. Medan Merdeka Timur No.16 Jakarta Pusat
Telp. (021) 3519070 EXT. 7433 – Fax. (021) 3864293
Email: humas.kkp@kkp.go.id
Call Center KKP: 141