© Copyright 2026, Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia

Gelar Program Gemilang, KKP Bekali 30 Pelaku Usaha Literasi Keuangan

Jumat, 10 Juli 2026
Gelar Program Gemilang, KKP Bekali 30 Pelaku Usaha Literasi Keuangan

 

 

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membekali 30 pelaku usaha melalui Program Generasi Melek Inklusi dan Literasi Keuangan (Gemilang).

Hal ini dilakukan sebagai langkah mendukung Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN) sekaligus mendorong peningkatan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di sektor kelautan dan perikanan.

Program percontohan atau pilot project tersebut melibatkan 18 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Naik Kelas serta 12 pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Para peserta mendapatkan pembekalan mengenai pengelolaan usaha, literasi keuangan, hingga perluasan akses pembiayaan formal melalui perbankan.

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) KKP Erwin Dwiyana mengatakan, peningkatan kualitas SDM menjadi faktor penting agar program prioritas pemerintah dapat berjalan optimal.

"Dengan SDM yang semakin kompeten, implementasi Program Kerja Prioritas Nasional dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat," kata Erwin dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (10/7/2026).

Pada 2026, Program Gemilang dilaksanakan di kawasan pengembangan budi daya tematik yang tersebar di enam provinsi, yakni Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur.

Adapun Pelaksanaan program melibatkan perguruan tinggi, pemerintah daerah, penyuluh perikanan, serta perbankan.

Direktur Pemberdayaan Usaha KKP Ali Rahmat Iman Santoso menjelaskan, peningkatan kapasitas pelaku usaha menjadi kebutuhan mendesak karena pemanfaatan pembiayaan formal di sektor kelautan dan perikanan masih tergolong rendah.

Berdasarkan data Sistem Informasi Kredit Program Kementerian Keuangan, realisasi penyaluran KUR sektor kelautan dan perikanan hingga Triwulan I 2026 baru mencapai sekitar 1,5 persen dari total penyaluran KUR nasional.

Kondisi tersebut menunjukkan peluang pembiayaan bagi pelaku usaha masih sangat besar.

"Program Gemilang dirancang agar pelaku usaha menjadi lebih bankable, memahami pengelolaan keuangan secara baik, dan memiliki kesiapan untuk memperoleh pembiayaan formal sebagai modal mengembangkan usahanya," ujar Ali.

Dukungan terhadap program ini juga datang dari sektor perbankan. Department Head Business Program Partnership & Community Development PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, Grala Bagus Agdyawan menilai, kolaborasi pemerintah, perguruan tinggi, penyuluh, dan perbankan akan mempercepat perluasan inklusi keuangan di sektor kelautan dan perikanan.

"Kami berharap Program Gemilang dapat melahirkan lebih banyak pelaku usaha yang memiliki tata kelola usaha yang baik, memahami pengelolaan keuangan, dan siap mengembangkan usahanya melalui akses pembiayaan formal," katanya.

Selain meningkatkan kapasitas pelaku usaha, Program Gemilang juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa vokasi. KKP melibatkan mahasiswa Politeknik Ahli Usaha Perikanan sebagai pendamping peserta selama pelaksanaan program di lapangan.

Direktur Politeknik Ahli Usaha Perikanan Jakarta Aris Widagdo mengatakan, keterlibatan mahasiswa memberi pengalaman praktik sekaligus menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.

"Mahasiswa tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga mengaplikasikan kompetensinya secara langsung dalam mendampingi pelaku usaha," kata Aris.

Penulis: Kintan Pandu Jati

 

 

Sumber:

https://rm.id/baca-berita/government-action/317248/gelar-program-gemilang-kkp-bekali-30-pelaku-usaha-literasi-keuangan

Logo Logo
KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA

JL. Medan Merdeka Timur No.16 Jakarta Pusat

Telp. (021) 3519070 EXT. 7433 – Fax. (021) 3864293

Email: humas.kkp@kkp.go.id

Call Center KKP: 141

Media Sosial

Pengunjung

1 2
© Copyright 2026, Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia