Wakil Presiden Republik Indonesia meninjau langsung progres tahap 1 Proyek Pembangunan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) di Rote Ndao. Pengerjaan lahan seluas 616 hektar tersebut kini telah selesai 100% dan ditargetkan mulai berproduksi pada tahun ini.
Langkah ini menjadi bagian dari ambisi besar pemerintah untuk mencapai Swasembada Garam pada tahun 2027, sekaligus mengakhiri ketergantungan impor yang selama ini mencakup 60% dari kebutuhan garam nasional.
Dalam kunjungannya, Wakil Presiden memastikan bahwa pembangunan fasilitas pendukung agar segera diselesaikan guna menjamin kelancaran pengelolaan dan pemenuhan kebutuhan garam nasional secara berkelanjutan. Proyek K-SIGN dinilai sangat krusial dalam mendukung program swasembada pangan, mengingat garam merupakan komoditas yang sangat penting. Melalui proyek ini, diharapkan dampak multiplier (multiplier effect) bagi perekonomian dapat benar-benar terwujud secara nyata, bukan sekadar di atas kertas. Wakil Presiden juga menegaskan bahwa penyerapan tenaga kerja lokal wajib menjadi prioritas utama.
JL. Medan Merdeka Timur No.16 Jakarta Pusat
Telp. (021) 3519070 EXT. 7433 – Fax. (021) 3864293
Email: humas.kkp@kkp.go.id
Call Center KKP: 141