Detail

NI NYOMAN SITI MARDIANI SATRIA KEPALA LOKA RISET PERIKANAN TUNA, BENOA
Lokasi
Jalan Mertasari No. 140, Desa Sidakarya, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar 80224 - Provinsi Bali
PROFIL BALAI PELATIHAN APARATUR KELAUTAN DAN PERIKANAN DENPASAR
Unit Pelayanan Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan
0361-726201
lppt.benoa@gmail.com
Struktur Organisasi

BALAI PELATIHAN APARATUR KELAUTAN DAN PERIKANAN DENPASAR

SEJARAH

Balai Pelatihan Aparatur Kelautan dan Perikanan Denpasar merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan yang memiliki perjalanan sejarah panjang dalam mendukung pembangunan sektor kelautan dan perikanan nasional.

Kelembagaan ini pada awalnya berkembang sebagai unit penelitian yang berfokus pada penyediaan data dan informasi sumber daya perikanan tuna, khususnya tuna dan jenis ikan sejenis (tuna like species) di wilayah Samudera Hindia. Seiring dengan perkembangan kebijakan pembangunan sumber daya manusia kelautan dan perikanan, kelembagaan ini mengalami transformasi menjadi unit pelatihan yang berfokus pada peningkatan kompetensi aparatur kelautan dan perikanan.


1993

Program Kerja Sama Riset Tuna di Pelabuhan Benoa

Sejarah kelembagaan diawali dengan pelaksanaan program kerja sama riset perikanan tuna, khususnya tuna sirip biru selatan (Southern Bluefin Tuna/Thunnus maccoyii), antara CSIRO Australia dengan Balai Riset Perikanan Laut di Pelabuhan Benoa.

Kegiatan tersebut menjadi dasar pengembangan sistem pengumpulan data dan informasi perikanan tuna untuk mendukung pengelolaan sumber daya ikan secara berkelanjutan.


2002

Program Monitoring Perikanan Tuna

Pada tahun 2002, dikembangkan program monitoring perikanan tuna melalui kerja sama multilateral antara Indonesia, Australia, Jepang, dan Indian Ocean Tuna Commission (IOTC).

Program monitoring dilakukan pada beberapa lokasi pendaratan utama tuna, yaitu:

  1. Pelabuhan Perikanan Samudera Jakarta;
  2. Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap; dan
  3. Pelabuhan Benoa.

2005

Program Observer Perikanan Tuna

Pada tahun 2005, dikembangkan program observer on board pada kapal rawai tuna.

Program tersebut bertujuan memperoleh data dan informasi kegiatan penangkapan tuna yang tidak dapat diperoleh melalui kegiatan monitoring di pelabuhan serta mendukung kebutuhan pelaporan kepada organisasi pengelolaan perikanan regional, khususnya IOTC.


2010

Loka Penelitian Perikanan Tuna (LP2T) Benoa

Pada tahun 2010, berdasarkan persetujuan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi melalui Surat Nomor B-3677/M.PAN-RB/12/12 tanggal 2 Desember 2010, dibentuk:

Loka Penelitian Perikanan Tuna (LP2T) Benoa

yang kemudian diperkuat melalui Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor PER.27/MEN/2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Loka Penelitian Perikanan Tuna.


2017 – 2026

Loka Riset Perikanan Tuna (LRPT) Benoa

Pada tahun 2017, melalui penataan organisasi Kementerian Kelautan dan Perikanan, LP2T berubah menjadi:

Loka Riset Perikanan Tuna (LRPT) Benoa

berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 16/PERMEN-KP/2017.

LRPT Benoa mempunyai tugas melaksanakan riset sumber daya perikanan tuna dan jenis ikan sejenis (tuna like species) di wilayah Negara Republik Indonesia, khususnya kawasan Samudera Hindia.

Kegiatan utama meliputi:

  • penelitian sumber daya tuna;
  • pengumpulan data perikanan;
  • kajian biologi dan dinamika populasi;
  • pelayanan informasi riset; dan
  • kerja sama penelitian perikanan tuna.

2026 – Sekarang

BALAI PELATIHAN APARATUR KELAUTAN DAN PERIKANAN DENPASAR

Sejalan dengan transformasi kelembagaan Unit Pelaksana Teknis pada Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan, Loka Riset Perikanan Tuna Benoa berubah nomenklatur menjadi:

Balai Pelatihan Aparatur Kelautan dan Perikanan Denpasar

Balai Pelatihan Aparatur Kelautan dan Perikanan Denpasar merupakan UPT Pelatihan yang memiliki tugas utama meningkatkan kompetensi aparatur kelautan dan perikanan melalui penyelenggaraan pelatihan berbasis kebutuhan organisasi, standar kompetensi, dan perkembangan kebijakan pembangunan sektor kelautan dan perikanan.


TUGAS

Balai Pelatihan Aparatur Kelautan dan Perikanan Denpasar mempunyai tugas:

Melaksanakan pelatihan aparatur kelautan dan perikanan.


FUNGSI

Dalam melaksanakan tugas tersebut, Balai Pelatihan Aparatur Kelautan dan Perikanan Denpasar menyelenggarakan fungsi:

  1. Penyusunan rencana, program, dan anggaran pelatihan aparatur kelautan dan perikanan;
  2. Identifikasi kebutuhan pengembangan kompetensi aparatur kelautan dan perikanan;
  3. Penyusunan program, kurikulum, modul, dan bahan pembelajaran pelatihan aparatur;
  4. Pelaksanaan pelatihan teknis, manajerial, dan fungsional bagi aparatur kelautan dan perikanan;
  5. Pelaksanaan pengembangan kompetensi ASN bidang kelautan dan perikanan;
  6. Pelaksanaan kerja sama penyelenggaraan pelatihan dengan instansi pemerintah, lembaga pendidikan, dan mitra strategis;
  7. Pelaksanaan evaluasi dan peningkatan mutu penyelenggaraan pelatihan;
  8. Pemantauan, evaluasi, dan pelaporan kegiatan pelatihan; dan
  9. Pelaksanaan urusan ketatausahaan.

VISI

"Terwujudnya aparatur kelautan dan perikanan yang profesional, kompeten, dan berintegritas melalui penyelenggaraan pelatihan yang berkualitas."


MISI

 

  1. Menyelenggarakan pelatihan aparatur berbasis standar kompetensi dan kebutuhan organisasi;
  2. Meningkatkan kompetensi teknis, manajerial, dan kepemimpinan aparatur kelautan dan perikanan;
  3. Mengembangkan metode pembelajaran yang inovatif dan adaptif;
  4. Meningkatkan kualitas tata kelola penyelenggaraan pelatihan;
  5. Memperkuat jejaring kerja sama pengembangan kompetensi aparatur kelautan dan perikanan.

Infografis

INFORMASI PUBLIK BALAI PELATIHAN APARATUR KELAUTAN DAN PERIKANAN DENPASAR
Unit Pelayanan Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan
Logo Logo
Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan

JL. Medan Merdeka Timur No.16 Jakarta Pusat

Telp. (021) 3519070 EXT. 7433 – Fax. (021) 3864293

Email: humas.kkp@kkp.go.id

Call Center KKP: 141

Media Sosial

Pengunjung

1 2
© Copyright 2026, Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia