Itjen Pantau Progres Tindak Lanjut LHP Triwulan II 2026

Senin, 8 Juni 2026


 

Jumat, 8 Juni 2026

Setelah pelaksanaan pengawasan intern selesai, Auditor akan menyampaikan rekomendasi hasil pengawasan dalam bentuk Laporan Hasil Pengawasan (LHP) yang wajib ditindaklanjuti oleh auditi. Berdasarkan PerMenKP Nomor 7/PERMEN-KP/2021 tentang Tata Kelola Pengawasan Intern di Lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan, bahwa pada Pasal 10 dan Pasal 29 disebutkan bahwa pimpinan unit kerja terkait wajib: 1) menyampaikan rencana aksi dan realisasi tindak lanjut hasil pemeriksaan BPK dan pengawasan BPKP, 2) melaksanakan tindak lanjut hasil Pengawasan Intern, dalam jangka waktu paling lama 30 (tiga puluh) hari kerja setelah laporan Pengawasan Intern diterima oleh Auditi dan ditembuskan kepada pimpinan Unit Kerja Eselon I terkait, dan pelaksanaan tindak lanjut hasil pengawasan dilakukan secara manual dan/atau elektronik melalui sistem informasi tindak lanjut.  

Status TLHP dapat dikategorikan menjadi selesai, dalam proses, belum ditindaklanjuti, atau tidak dapat ditindaklanjuti. Guna memantau pelaksanaan tindak lanjut tersebut, maka pada Triwulan II 2026 ini Itjen kembali melaksanakan pemantauan tindak lanjut, meskipun secara periodik juga tetap melaksanakan pemantauan melalui aplikasi Sistem Informasi Data Tindak Lanjut (SIDAK), diantaranya :

  1. Pemantauan Tindak Lanjut Hasil Pengawasan Itjen KKP Triwulan II Tahun 2026 pada Inspektorat Jenderal
  2. Pemantauan Tindak Lanjut Hasil Pengawasan Itjen lingkup Ditjen Perikanan Budi Daya Triwulan II TA 2026
  3. Pemantauan Tindak Lanjut atas Laporan Hasil Audit Nomor R.16/ITJ.2/HP.130/I/2022 tanggal 28 Januari 2022 - Audit atas Saldo Piutang dan Penerimaan Negara Bukan Pajak Jasa Tambat Labuh pada Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman Jakarta
  4. Pemantauan Tindak Lanjut Hasil Pengawasan Inspektorat I Periode Triwulan II TA 2026 lingkup Mitra Inspektorat I
  5. Pra Pemutakhiran Data Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan BPK-RI s.d Semester I 2026 lingkup Ditjen Perikanan Budidaya. Rapat ini untuk membahas upaya penyelesaian atas sisa rekomendasi hasil pemeriksaan BPK-RI sehingga diharapkan penyelesaian dapat lebih optimal

 

Sebagai informasi, proses penilaian status tindak lanjut dapat mencakup: klarifikasi atas penjelasan dari Auditi, konfirmasi dengan pihak lain di luar Auditi, pembahasan secara tatap muka dengan Auditi dan/atau didampingi oleh Unit Kerja Eselon I yang bersangkutan (untuk unit kerja UPT), dan pengujian di lapangan terhadap penjelasan TLRHP Itjen, jika diperlukan, serta berkoordinasi dengan Tim yang melaksanakan Pengawasan pada auditi dimaksud dalam Laporan Hasil Pengawasan, jika diperlukan. Selanjutnya, dari hasil penilaian tersebut, jika seluruh tindak lanjut telah dilaksanakan sesuai dengan rekomendasi, maka dapat dinyatakan tuntas.

Namun jika tindak lanjut telah dilaksanakan tetapi belum sesuai dengan rekomendasi, status yang diberikan masih dinyatakan proses. Untuk rekomendasi belum ditindaklanjuti, status akan dinyatakan Tertunda (pending), dan terhadap rekomendasi tidak dapat ditindaklanjuti sesuai dengan alasan yang sah, maka dapat dinyatakan sebagai Rekomendasi Tidak Dapt Ditindaklanjuti Dengan Alasan yang Sah atau disingkat RTDD.

Selain pemantauan tindak lanjut rekomendasi hasil pengawasan Itjen KKP juga dilaksanakan Pemantauan Tindak Lanjut atas rekomendasi hasil pemeriksaan BPK-RI atau yang biasa disebut Pra Pemutakhiran Data Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan BPK-RI. 

Sumber:

Itjen KKP

Logo Logo
Inspektorat Jenderal

JL. Medan Merdeka Timur No.16 Jakarta Pusat

Telp. (021) 3519070 EXT. 7433 – Fax. (021) 3864293

Email: humas.kkp@kkp.go.id

Call Center KKP: 141

Media Sosial

Pengunjung

1 2
© Copyright 2026, Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia