Wakil Presiden Republik Indonesia meninjau langsung progres tahap 1 Proyek Pembangunan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) di Rote Ndao

Jumat, 22 Mei 2026


Wakil Presiden Republik Indonesia meninjau langsung progres tahap 1 Proyek Pembangunan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) di Rote Ndao. Pengerjaan lahan seluas 616 hektar tersebut kini telah selesai 100% dan ditargetkan mulai berproduksi pada tahun ini.

 

​Langkah ini menjadi bagian dari ambisi besar pemerintah untuk mencapai Swasembada Garam pada tahun 2027, sekaligus mengakhiri ketergantungan impor yang selama ini mencakup 60% dari kebutuhan garam nasional.

 

​Dalam kunjungannya, Wakil Presiden memastikan bahwa pembangunan fasilitas pendukung agar segera diselesaikan guna menjamin kelancaran pengelolaan dan pemenuhan kebutuhan garam nasional secara berkelanjutan. Proyek K-SIGN dinilai sangat krusial dalam mendukung program swasembada pangan, mengingat garam merupakan komoditas yang sangat penting. Melalui proyek ini, diharapkan dampak multiplier (multiplier effect) bagi perekonomian dapat benar-benar terwujud secara nyata, bukan sekadar di atas kertas. Wakil Presiden juga menegaskan bahwa penyerapan tenaga kerja lokal wajib menjadi prioritas utama.

Sumber:

Ditjen PK

Logo Logo
Direktorat Jenderal Pengelolaan Kelautan

JL. Medan Merdeka Timur No.16 Jakarta Pusat

Telp. (021) 3519070 EXT. 7433 – Fax. (021) 3864293

Email: humas.kkp@kkp.go.id

Call Center KKP: 141

Media Sosial

Pengunjung

1 2
© Copyright 2026, Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia