KKP Gandeng ISI Yogyakarta Optimalkan Pemanfaatan Fragmen BMKT Melalui Konservasi dan Seni
Senin, 18 Mei 2026
Jakarta (18/5), Direktorat Jenderal Pengelolaan Kelautan, Kementerian Kelautan dan Perikanan menginisiasi rencana kerja sama dengan Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta. Kolaborasi ini ditujukan untuk mengelola dan mendayagunakan ratusan fragmen atau pecahan Benda Muatan Kapal Tenggelam (BMKT) berupa keramik melalui pendekatan konservasi, seni, serta pengembangan media edukasi Kelautan.
Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan, Koswara, menyampaikan langkah kolaboratif ini menjadi inisiasi awal KKP dalam mendayagunakan ratusan ribu fragmen atau pecahan BMKT yang selama ini belum termanfaatkan dan tidak tercatat sebagai neraca aset tetap lainnya pada aplikasi SIMAN BMN. Meskipun fragmen atau pecahan tersebut tidak memiliki nilai ekonomi, benda-benda tersebut memiliki nilai sejarah dan edukasi maritim yang penting sebagai bagian dari sumber daya kelautan non hayati Indonesia.
Saat ini, Direktorat Jenderal Pengelolaan Kelautan melalui Direktorat Sumber Daya Kelautan mengelola Barang Milik Negara (BMN) BMKT sebanyak 137.378 keping. Koleksi tersebut disimpan di Gudang BMKT Cileungsi, dipajang di Galeri BMKT, serta ditempatkan di beberapa ruang publik di lingkungan kantor KKP, ujarnya.
Sebagai langkah awal kolaborasi, pada tanggal 24 April 2026 KKP melalui Direktorat Sumber Daya Kelautan menyerahkan sebanyak 31 (tiga puluh satu) keping fragmen kepada ISI Yogyakarta dalam kegiatan Kuliah Umum bertema Pengelolaan Benda Muatan Kapal Tenggelam “Potensi Sumber Daya Kelautan”.
Fragmen yang diserahkan berasal dari hasil pengangkatan di beberapa kawasan perairan Indonesia, yakni perairan Karawang, Belitung Timur, Karang Heluputan, dan Pulau Buaya. Penyerahan tersebut diterima langsung oleh Rektor ISI Yogyakarta, Dr. Irwandi, S.Sn., M.Sn., bersama Dekan Fakultas Seni Rupa dan Desain ISI Yogyakarta, Muhamad Sholahuddin, S.Sn., M.T.
Sementara itu Direktur Sumber Daya Kelautan, Frista Yorhanita mengungkapkan bahwa fragmen ini memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan sebagai media pembelajaran dan bahan penelitian di bidang konservasi seni.
"Fragmen ini memiliki potensi besar sebagai media peraga pembelajaran serta bahan penelitian di bidang konservasi seni. Diharapkan memberikan manfaat ilmu pengetahuan bagi generasi muda untuk mengenal kekayaan sumber daya kelautan non hayati Indonesia," tambahnya.
kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi langkah inovatif dalam mendayagunakan fragmen melalui pendekatan konservasi, seni, dan edukasi maritim.
Dalam rencana kerja sama ke depan, Ditjen PK dan ISI Yogyakarta akan mengembangkan sejumlah program kolaborasi strategis. Salah satunya adalah pelaksanaan program konservasi unggulan terhadap salah satu fragmen unik BMKT yang nantinya diharapkan dapat menjadi masterpieces dan dipamerkan pada kegiatan Ocean Impact Summit 2026, tambahnya.
HUMAS DITJEN PENGELOLAAN KELAUTAN
Ditjen PK
JL. Medan Merdeka Timur No.16 Jakarta Pusat
Telp. (021) 3519070 EXT. 7433 – Fax. (021) 3864293
Email: humas.kkp@kkp.go.id
Call Center KKP: 141