m-MAIL KKP

Info Media

Permen Dorong Industrialisasi
15/02/2013 - Kategori : Info Media
Permen Dorong Industrialisasi

JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan(KKP) mulai melakukan sosialisasi Peraturan Menteri(Permen) No.30/2012. Permen tersebut lebih mendorong industrialisasi perikanan. "Permen No 30/2012 lebih mudah diterapkan atau operasional. Selain itu, lebih efektif dalam mendorong indusrti pengolahan ikan. "ujar Dirjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan(P2HP)KKP Saut Hutagalung di Hotel Aryaduta, Kamis (14/2).
 
Selain itu, hal-hal yang diatur didalam permen meliputi prioritas pemanfaatan pelabuhan dan pemberian bongkar muat sesuai lokasi Usaha Pengolahan Ikan(UPI) yang diprioritaskan kepada usaha penangkapan dan pengangkutan ikan. Ketentuan ini akan mendorong pengolahan ikan dan ekospor produk perikanan.
 
Saut menambahkan, ada beberapa ketentuan yang akan memberikan dampak positif bagi usaha perikanan di antaranya pola kemitraan usaha pengangkutan ikan dengan kapal berukuran dibawah 10GT. Pasal ini akan memberikan dampak terhadap biaya transportasi yang lebih murah dari daerah sumber bahan baku ke daerah industri pengolahan. "Selama ubu para oengolah ikan mengeluhkarena biaya transportasi yang tinggi dari daerah sumberdaya ikan di wilayah Indonesia Timur kedaerah industri pengolahan di wilayah barat, sehingga tidak menguntungkan pelaku usaha,"katanya.

Bahkan, lanjut dia, lebih murah kalau mengirim ikan langsung ke lepas Jepang daripada ke Surabaya atau Jakarta,"Disamping itu,kualitas ikan hasil tangkapan dijamin lebih baik dan operasi penangkapan ikan kapal berukuran 10GT akan lebih efisien jika ditampung dikapal pengangkut ikan di tengah laut,"jelasnya.

Dengan demikian, permen akan memberikan dampak positif. Seperti pasokan bahan baku untuk industri pengolahan peningkat, sehingga utilitas UPI naik. Ekspor hasil perikanan dan produksi olahan ikan akan cenderung meningkat serta biaya transportasi dari daerah sumber bahan baku ke daerah industri pengolahan menurun.

Demikian pula, kualitas bahan baku dari hasil tangkapan berukuran kecil dibawah 10GT akan lebih baik, karena pemerintah melalui permen memberikan insentif tambahan alokasi,prioritas pemanfaatan perlabuhan dan pemberian bongkarmuat sesuai lokasi Usaha Pengolahan ikan (UPI) kepada usaha penangkapan dan pengangkutan ikan bila melakukan usaha pengolahan ikan.
 
 
Sumber: INDOPOS Tanggal 15 Februari 2013 Hal.3

Tulisan Terkait