m-MAIL KKP

Info Media

Kelola KUR, Tirulah China
04/08/2011 - Kategori : Info Media
Kelola KUR, Tirulah China

MAKASSAR, KOMPAS -Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Agus Arifin Numang mengimbau pemerintah pusat agar mengalihkan dana subsidi bunga KUR untuk membentuk bank khusus petani dan nelayan. Pembentukan bank yang khusus melayani kebutuhan petani dan nelayan membuat pemberian kredit lebih tepat sasaran.

"Pemerintah semestinya me-ruru China yang memiliki bank infrastruktur, bank agrobisnis, dan bank pertanian. Sentralisasi pembiayaan bidang yang strategis efektif mempercepat pertumbuhan ekonomi karena tepat sasaran," kata Agus di Makassar, Rabu (3/8).

Pembentukan bank khusus bisa dilakukan menggunakan dana subsidi bunga KUR. Berdasarkan data Kementerian Keuangan, anggaran yang dialokasikan untuk subsidi KUR Rp 5.3 triliun pada tahun 2010. Anggaran itu antara lain untuk menyubsidi kredit kepemilikan rumah sederhana, kredit ketahanan pangan dan energi, serta KUR

Pemimpin Bank Indonesia Makassar Lombok Siahaan mengintensifkan sejumlah program untuk mengatasi minimnya akses KUR oleh petani dan nelayan. Bank Indonesia setempat membentuk Lembaga Penjamin Kredit Daerah serta menggalak-kan resi gudang untuk mengelola penjaminan pinjaman bagi usaha mikro, kecil, dan menengah di bidang pertanian, perikanan, serta peternakan.

Keberadaan program tersebut efektif meningkatkan jumlah nasabah dan kredit yang disalurkan. Hingga Juni 2011, sebanyak 262.000 debitor di Sulsel mengakses kredit senilai Rp 2,7 triliun. Pada bulan sebelumnya, jumlah kredit yang tersalur Rp 2,584 triliun untuk 249.000 debitor.

Ketua Harian Himpunan Kerukunan Tani Indonesia Entang Sastraatmadja di Bandung meminta perbankan dan petani perlu memiliki konsep kelembagaan yang kuat guna mendukung penyaluran KUR. "Tanpa ada dasar kelembagaan yang kuat KUR tidak akan pernah bisa memberikan kontribusi yang maksimal bagi masyarakat Indonesia," kata Entang. (CHE/WIE/GRE/RIZ)
Kompas 04 August 2011 hal.21

Tulisan Terkait