Seafood Indonesia - Website Resmi KKP http://www.kkp.go.id/?category_id=114 Kementerian Kelautan dan Perikakan en-ind pusdatin@kkp.go.id Copyright 2013 Data Eksportir yang telah Teregistrasi di Otoritas Kompeten Negara Mitra (Kanada) http://www.kkp.go.id/index.php/arsip/c/8939/Data-Eksportir-yang-telah-Teregistrasi-di-Otoritas-Kompeten-Negara-Mitra-Kanada/?category_id=114 http://www.kkp.go.id/index.php/arsip/c/8939/Data-Eksportir-yang-telah-Teregistrasi-di-Otoritas-Kompeten-Negara-Mitra-Kanada/?category_id=114 Data Eksportir yang telah Teregistrasi di Otoritas Kompeten Negara Mitra (Kanada) dapat didownload pada lampiran dibawah ini :

Data Eksportir 

]]>
2013-04-11 10:09:21
Data Eksportir yang telah Teregistrasi di Otoritas Kompeten Negara Mitra Kanada http://www.kkp.go.id/index.php/arsip/c/8471/Data-Eksportir-yang-telah-Teregistrasi-di-Otoritas-Kompeten-Negara-Mitra-Kanada/?category_id=114 http://www.kkp.go.id/index.php/arsip/c/8471/Data-Eksportir-yang-telah-Teregistrasi-di-Otoritas-Kompeten-Negara-Mitra-Kanada/?category_id=114 Data Eksportir yang telah Teregistrasi di Otoritas Kompeten Negara Mitra (Kanada) dapat didownload pada lampiran dibawah ini :

Data Eksportir

]]>
2013-01-02 14:48:27
Data Eksportir yang telah Teregistrasi di Otoritas Kompeten Negara Mitra (Kanada) http://www.kkp.go.id/index.php/arsip/c/8239/Data-Eksportir-yang-telah-Teregistrasi-di-Otoritas-Kompeten-Negara-Mitra-Kanada/?category_id=114 http://www.kkp.go.id/index.php/arsip/c/8239/Data-Eksportir-yang-telah-Teregistrasi-di-Otoritas-Kompeten-Negara-Mitra-Kanada/?category_id=114 Data Eksportir yang telah Teregistrasi di Otoritas Kompeten Negara Mitra (Kanada) dapat didownload pada lampiran dibawah ini :

Data Eksportir

]]>
2012-10-05 13:35:14
Data Eksportir Terbaru Yang Telah Teregristasi di Otoritas Kompeten Negara Mitra http://www.kkp.go.id/index.php/arsip/c/8099/Data-Eksportir-Terbaru-Yang-Telah-Teregristasi-di-Otoritas-Kompeten-Negara-Mitra/?category_id=114 http://www.kkp.go.id/index.php/arsip/c/8099/Data-Eksportir-Terbaru-Yang-Telah-Teregristasi-di-Otoritas-Kompeten-Negara-Mitra/?category_id=114 Data Eksportir Terbaru Yang Telah Teregristasi di Otoritas Kompeten Negara Mitra (Kanada) dapat didownload pada lampiran berikut ini ;

Data Eksportir :
1. Kanada 
]]>
2012-08-10 11:02:56
Data Eksportir Terbaru Yang Telah Teregristasi di Otoritas Kompeten Negara Mitra http://www.kkp.go.id/index.php/arsip/c/8083/Data-Eksportir-Terbaru-Yang-Telah-Teregristasi-di-Otoritas-Kompeten-Negara-Mitra/?category_id=114 http://www.kkp.go.id/index.php/arsip/c/8083/Data-Eksportir-Terbaru-Yang-Telah-Teregristasi-di-Otoritas-Kompeten-Negara-Mitra/?category_id=114 Data Eksportir Terbaru Yang Telah Teregristasi di Otoritas Kompeten Negara Mitra (Uni Eropa, Kanada , Korea, China, Rusia dan Vietnam) dapat didownload pada lampiran berikut ini ;

Data Eksportir :

1. China
2. Korea
4. Kanada
5. Rusia
]]>
2012-08-06 11:45:54
Data Eksportir Terbaru yang telah Teregistrasi di otoritas Kompeten Negara Mitra http://www.kkp.go.id/index.php/arsip/c/6262/Data-Eksportir-Terbaru-yang-telah-Teregistrasi-di-otoritas-Kompeten-Negara-Mitra/?category_id=114 http://www.kkp.go.id/index.php/arsip/c/6262/Data-Eksportir-Terbaru-yang-telah-Teregistrasi-di-otoritas-Kompeten-Negara-Mitra/?category_id=114 Data Eksportir Terbaru yang telah Teregistrasi di otoritas Kompeten Negara Mitra (Uni Eropa, Kanada , Korea, China, Rusia dan Vietnam) dapat didownload pada lampiran berikut ini :

Data Eksportir :

  1. China
  2. Rusia
  3. Uni Eropa
  4. Kanada
  5. Vietnam 
  6. Korea
]]>
2011-10-04 15:37:20
Data Eksportir yang telah Teregistrasi di Otoritas Kompeten Negara Mitra (Kanada) http://www.kkp.go.id/index.php/arsip/c/5625/Data-Eksportir-yang-telah-Teregistrasi-di-Otoritas-Kompeten-Negara-Mitra-Kanada/?category_id=114 http://www.kkp.go.id/index.php/arsip/c/5625/Data-Eksportir-yang-telah-Teregistrasi-di-Otoritas-Kompeten-Negara-Mitra-Kanada/?category_id=114 Data Eksportir yang telah Teregistrasi di Otoritas Kompeten Negara Mitra (Kanada) dapat didownload pada lampiran dibawah ini :

 

Data Eksportir

]]>
2011-06-08 15:10:13
MENU IKAN RACIKAN TRADISIONAL DAN WESTERN DI KEDAI KAFFEI http://www.kkp.go.id/index.php/arsip/c/5586/MENU-IKAN-RACIKAN-TRADISIONAL-DAN-WESTERN-DI-KEDAI-KAFFEI/?category_id=114 http://www.kkp.go.id/index.php/arsip/c/5586/MENU-IKAN-RACIKAN-TRADISIONAL-DAN-WESTERN-DI-KEDAI-KAFFEI/?category_id=114 MENU IKAN RACIKAN TRADISIONAL DAN WESTERN DI KEDAI KAFFEI

Perpaduaan budaya asli Indonesia dengan tradisi modern ala barat menjadi nuansa utama KEDAI KAFFEI,di Jakarta Selatan.Mulai dari Ikan kakap acar kuning yang di racik dengan sentuhan tradisional Indonesia ditambah Pan Fried Norwegian Salmon yang sudah diolah dengan sentuhan budaya barat bisa dinikmati di kedai ini.

Bagi yang penasaran,Kedai KAFFEI itu bergaya tempo dulu,berarsitekturkan Belanda yang dipoles dengan konsep tradisional.Nama KEDAI KAFFEI itu sendri berasal dari kata kedai yang berarti warung makan tradisional.sedangkan kaffe itu sendiri adalah tempat makan modern saat ini. dan pelesetan kata "I" itu diambil dari namasebuah jalan dimana letak kaffei itu berada di jl.KH.M.Syafe'I.

Gandung Troi (47 tahun) Bankir dan seorang Wirausahawan adalah sang pemilik kedai ini.Perpaduaan ini bukan hanya soal konsep tradisional dan modern saja tetapi produk masakan dan kopi yang dsuguhkan bisadi jadikan dengan dua gaya berbeda ala tradisional dan juga ala modern.

Tidak kalah menarik nya lagi anda bisa merasakan suasana Jakarta tempo doeloe disini,dengan perpaduaan bangunan mewah yang bernuansa tradisional tempat yang ada dibilang Mall Gandaria sangat digemari dikalangan anak muda bahkan eksekutif muda.

"Yang kami tawarkan disini untuk menu bisa disesuaikan dengan kantong mahasiswa sehingga pada saat sekali mereka mencoba mereka akan datang kembali,karena harga yangkami tawarkan sangat sesuai dengan kantong mereka,"ujar Agus Salim Manager Kedai Kaffei ini saat berbincang dengan Demersal di Jakarta pekan lalu.

kisaran harga disini tergolong murah dan dapat terjangkau oleh setiap kalangan dengan dimulai dari harga Rp.5.000,-sampai dengan Rp.65.000,-

"Menu yang kami tawarkan perpaduaan antara kedai dan kafe,ada makanan tradisional ada juga makanan western (kebarat-baratan) kita punya koki dua, ada yang menangani masakan Indonesia dan ada juga yang bisa menangani masakan western,"imbuhnya.

"Mau cari steak ada,sayur asem juga ada, harganya sudah kisaran anak kuliahan deh,keluarga juga bisa dapat makan disini,tergetnya semua orang bisa makan,dekat dengan apartemen juga bule juga bisa makan disini dengan makan menu westernnya,"imbuhnya

"Orang tidak susah untuk makan bergaya barat disini.sedangkan soalnya ikan kakap acar kuning dibuat dari oleh chef kami,ikan kakap segar dan terbaik yang kita sajikan bersama kerangkanya ini kita potong-potong lalu bagian daging yang kita potong tadi digoreng  dengan ditambahkanteping,kita siapkan di atas ikan kakap yang sudah kita ambil dagingnya yang hanya kerangkanyasaja kita letakan di atas,kemudian kita siram bumbu acar kuning.

Seperti yang kita tahu acar itu kan asem jadi sangat segar, chefnya ini menemukan menu dari proses pembuatan yang panjang yang akhirnya jadilah ikan kakap acar kuning menu andalan yang tidak ada ditempat lain"klaimnya.

Salah satu menu andalannya adalah Ikan Kakap Acar Kuning,dan Pan Fried Norwegian Salmon sangat menjadi pusat perhatian pengunjumg yang makan di kedai kaffei.

Bagi penggemar atau penikmat kopi,anda dapat temukan gaya kopi tradisional( kopi tiam) atau gaya western coffee  disini. selain kopi ada beragam minuman segar yang dtawarkan seperti lychee apple fizzler dan milk shake green tea bisa menemani aktifitas siang anda yang ingin beristirahat sejenak.

Resep Ikan Kakap Acar Kuning

"Satu potong kakap difillet/potong, diambil dagingnya,siskan buntut dan kepala nya yang akan digoreng untuk dihias lalu beri  tepung daging potongan kakap tersebut,setelah matang letakan diatas ikanyang sudah tinggal tulang buntut dan kepala lalu masukan acar dengan bumbu kuning, begitulah car pembuatannya,"ujar chef kedai kaffei menambahkan.

"Satu kakap porsinya itu bisa oleh tiga orang,bumbu terbaik ala Indonesia seperti bawang merah,bawang putih,kunyit,garam,gula,lada,semua menjadi satu,"tambah chef.

"Tips nya untuk ikan kalau mau beli harus fresh karena rasanya akan enak sekali,kakap yang kita beli sangat segar jadi dijamin makan disini selain nikmat dan sehat juga,"imbuh chef mengakhiri pembicaraannya.

]]>
2011-01-11 15:45:55
Data Eksportir Terbaru ke Negara Mitra (Uni Eropa, Kanada, Korea, China, Rusia dan Vietnam). http://www.kkp.go.id/index.php/arsip/c/5581/Data-Eksportir-Terbaru-ke-Negara-Mitra-Uni-Eropa-Kanada-Korea-China-Rusia-dan-Vietnam/?category_id=114 http://www.kkp.go.id/index.php/arsip/c/5581/Data-Eksportir-Terbaru-ke-Negara-Mitra-Uni-Eropa-Kanada-Korea-China-Rusia-dan-Vietnam/?category_id=114 Berikut Data Eksportir Terbaru ke Negara Mitra (Uni Eropa, Kanada, Korea, China, Rusia dan Vietnam), dapat di download pada lampiran berikut ini :

]]>
2010-12-22 11:43:05
Lomba Inovasi Pengembangan Produk Hasil Perikanan http://www.kkp.go.id/index.php/arsip/c/5570/Lomba-Inovasi-Pengembangan-Produk-Hasil-Perikanan/?category_id=114 http://www.kkp.go.id/index.php/arsip/c/5570/Lomba-Inovasi-Pengembangan-Produk-Hasil-Perikanan/?category_id=114

 

]]>
2010-10-19 11:02:27
Data Eksportir yang telah Teregistrasi di Otoritas Kompeten Negara Mitra http://www.kkp.go.id/index.php/arsip/c/5541/Data-Eksportir-yang-telah-Teregistrasi-di-Otoritas-Kompeten-Negara-Mitra-/?category_id=114 http://www.kkp.go.id/index.php/arsip/c/5541/Data-Eksportir-yang-telah-Teregistrasi-di-Otoritas-Kompeten-Negara-Mitra-/?category_id=114 Berikut adalah Data Eksportir yang telah Teregistrasi di Otoritas Kompeten Negara Mitra ke Negara China dan Uni Eropa ,dapat di download pada lampiran di bawah ini :

  1. China
  2. Uni Eropa
]]>
2010-05-25 14:21:41
Data Eksportir yang telah Teregistrasi di Otoritas Kompeten Negara Mitra http://www.kkp.go.id/index.php/arsip/c/5539/Data-Eksportir-yang-telah-Teregistrasi-di-Otoritas-Kompeten-Negara-Mitra-/?category_id=114 http://www.kkp.go.id/index.php/arsip/c/5539/Data-Eksportir-yang-telah-Teregistrasi-di-Otoritas-Kompeten-Negara-Mitra-/?category_id=114 Berikut adalah Data Eksportir yang telah Teregistrasi di Otoritas Kompeten Negara Mitra,dapat di download pada lampiran di bawah ini :

 

]]>
2010-05-07 10:53:54
Daftar Eksportir Produk Perikanan ke Canada http://www.kkp.go.id/index.php/arsip/c/5536/Daftar-Eksportir-Produk-Perikanan-ke-Canada/?category_id=114 http://www.kkp.go.id/index.php/arsip/c/5536/Daftar-Eksportir-Produk-Perikanan-ke-Canada/?category_id=114 Daftar Eksportir Produk Perikanan ke Canada secara lengkap dapat didownload pada lampiran berikut ini :
 
]]>
2010-04-22 11:03:46
Info Fish Trade News No. 4/2010 Edisi 2 Maret 2010 http://www.kkp.go.id/index.php/arsip/c/5530/Info-Fish-Trade-News-No.-42010-Edisi-2-Maret-2010/?category_id=114 http://www.kkp.go.id/index.php/arsip/c/5530/Info-Fish-Trade-News-No.-42010-Edisi-2-Maret-2010/?category_id=114 Info Fish Trade News No. 4/2010 Edisi 2 Maret 2010
 
 
 
Info Fish Trade News No.4/2010 Edisi 2 Maret 2010 dapat Klik disini
]]>
2010-03-23 14:57:14
Mencicipi Kepiting Asap http://www.kkp.go.id/index.php/arsip/c/5529/Mencicipi-Kepiting-Asap-/?category_id=114 http://www.kkp.go.id/index.php/arsip/c/5529/Mencicipi-Kepiting-Asap-/?category_id=114 Mencicipi Kepiting Asap
 

Makanan laut alias seafood sudah menjadi menu favorit bagi banyak orang. Hanya, tempat mengudap menu ini lebih banyak ditemui di. pinggir jalan atau dekat pantai. Kalaupun ada yang menyajikan secara khusus, biasanya berbentuk restoran atau bangunan tersendiri.

Nah, ada kabar membahagiakan bagi Anda yang menyukai menu seafood, terutama kepiting, karena Anda tidak perlu jauh-jauh melabuhkan diri mencari tempat makan ke pinggir pantai. Bila Anda sering wira-wiri di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, ayunkan kaki ke Smoked Crabs Resto, yang terletak di lantai lima pusat belanja mewah ini.Memasuki Smoked Crabs, kita mendapati desain interior yang dibuat seperti layaknya ruang makan yang lazim di tiap rumah. Ada yang menyebutnya aura rumahan. Didominasi merah, cokelat, dan krem, sang pemilik restoran percaya warna itu bisa memberikan aura nyaman seperti berada di rumah sendiri.

Menurut Lina Monica, pemilik tempat ini, mereka selalu menyajikan berbagai jenis seafood atau masakan berbahan dasar hewan laut. Selama satu setengah tahun, Lina tetap eksis di bidang makanan dengan menghadirkan gerai makanannya di Grand Indonesia sejak Oktober 2009."Saya prihatin, selama ini masakan laut sangat langka ditemui di mal-mal atau pusat belanja. Karena itu, saya mencoba mengobati luka hati dengan menghadirkan tempat ini," kata Lina beberapa waktu. Di sini, yang paling digemari adalah menu kepiting asap.Sajian yang didatangkan adalah kepiting dari Lampung dan Pontianak. Adapun cara memasak menu penggugah selera ini adalah kepiting yang masih hidup dilumuri bumbu Nusantara, seperti serai, lengkuas, dan kemiri, secara merata. Lalu kepiting itu diung-kep dengan menggunakan aluminium foil.

Tahap berikutnya, kepiting yang sudah diungkep tersebut dibakar selama 20 menit di atas arang batok. Menurut Lina, yang membedakan kepiting asap ini dengan menu serupa di restoran lain adalah ia tidak menggunakan juni atau cumi kering. "Kami tidak menggunakan juhi, hanya bermain pada bumbu rempah yang banyak agar tidak amis."Tak mengherankan jika tamu yang memesan menu ini selalu meminta tambahan bumbu rempah kepiting asapnya untuk makan di tempat atau dibawa pulang. Banyak yang bilang rasanya seperti bumbu serundeng, tapi bumbu pada menu ini memakai lengkuas muda berwarna merah muda yang diparut. Menyantap menu ini dengan nasi yang mengepul sungguh nen-dang di perut.Menu unggulan lain adalah udang Mandarin, yang dimasak dengan perpaduan rasa manis madu dan gurih karena bumbu rempahnya. Menu lain yang disediakan adalah cumi bakar madu,seafood hot plate, pakis terasi, tu-mis buncis muda telur asin, dan genjer balacan.

Ketika mencicipi menu tumis buncis muda telur asin, buncis yang masih muda setengah matang terasa empuk berpadu dengan rasa gurih siraman telur asin yang tidak berbau amis."Untuk menu sayuran serba tumis, katanya sangat terasa di lidah cita rasa masakan lautnya,"ujar Lina, Ia menjelaskan, tempatnya juga menyediakan minuman kesehatan dan aneka jus berdasarkan golongan darah. "Mereka yang mencicipi menu serba laut biasanya terancam masalah kolesterol. Ada pilihan minuman di sini untuk menetralisasi."Mereka yang mengidap diabetes dan memiliki golongan darah O-A-B-AB dapat menikmati jus wortel, pir, serta apel malang. Biasanya kaum Hawa dengan golongan darah O-A-B-AB yang ingin melangsungkan tubuh dan mempercantik diri dapat menikmati jus slim beauty, yang terdiri atas anggur, pepaya, nanas, dan lemon. Bagi wanita yang ingin selalu tampak sehat bugar bergolongan darah O-B-AB, dapat menyeruput jus anggur, nanas, dan pepaya.

Yang menderita radang tenggorokan dan bergolongan darah O-A-B-AB dapat menikmati jus apel, nanas, dan lemon atau cuka apel. Rata-rata harga minuman kesehatan dan aneka jus golongan darah ini Rp 20-22 ribu. "Saya membuat menu ini dengan uji coba yang ketat dari pengalaman bekerja di laboratorium dan pusat kesehatan, serta mencari informasi dari berbagai sumber, seperti Internet, majalah, dan buku," Lina menambahkan.Meski tempatnya di Grand Indonesia, harga masakan dan minuman di sini cukup terjangkau. Misalnya, harga kepiting asap Rp 90-175 ribu untuk tiap ekor, tergantung ukuran dan beratnya. Untuk menu lain, seperti sayuran, setiap porsi dibanderol mulai Rp 20 ribu.

Seorang pengunjung yang duduk di sudut ruangan tampak asik menikmati kepiting asap porsi besar. Berulang kali ia memanggil pelayan guna meminta mangkuk berisi air cuci tangan. Lantaran tempat ini dirancang secara minimalis modern, tak aneh jika ruang cuci tangan pun disediakan seadanya.Alhasil, bila ingin mencuci tangan lebih bersih, Anda harus pergi ke toilet atau kamar mandi. Namun hal itu sangat menyita waktu-butuh waktu sekitar p menit-karena letak toilet sangat jauh di luar restoran. "Sepintas perkara ini terasa sepele. Tapi saya jadi terganggu saat asyik menyantap hidangan. Makanya saya bolak-balik memanggil pelayan untuk minta mangkuk bersih buat cuci tangan," kata lelaki tua pelanggan setia menu kepiting asap itu.HUMMP
 
Sumber : Koran Tempo 12 Maret 2010 Hal C1
]]>
2010-03-12 11:15:20
Peraturan Menteri Sertifikasi Hasil Tangkapan Ikan No. 28 tahun 2009 http://www.kkp.go.id/index.php/arsip/c/5513/Peraturan-Menteri-Sertifikasi-Hasil-Tangkapan-Ikan-No.-28-tahun-2009/?category_id=114 http://www.kkp.go.id/index.php/arsip/c/5513/Peraturan-Menteri-Sertifikasi-Hasil-Tangkapan-Ikan-No.-28-tahun-2009/?category_id=114 Peraturan Menteri Sertifikasi Hasil Tangkapan Ikan No. 28 tahun 2009 dapat diunduh sebagai berikut :

1. Peraturan Menteri SHTI no. 28 tahun 2009

2. Lampiran Permen SHTI no. 28 tahun 2009

]]>
2009-12-16 11:27:46
Format Sertifikat SHTI http://www.kkp.go.id/index.php/arsip/c/5512/Format-Sertifikat-SHTI/?category_id=114 http://www.kkp.go.id/index.php/arsip/c/5512/Format-Sertifikat-SHTI/?category_id=114 Format baru dari sertifikat SHTI dapat dilihat pada web ini, untuk mendapatkannya silakan mengunduh pada link berikut :

1. Lembar Awal

2. Lembar Turunan

3. Lembar yang disederhanakan

]]>
2009-12-15 12:29:16
Kesiapan Penerapan Sertifikasi Hasil Tangkapan Ikan (Catch Certification) oleh Uni Eropa http://www.kkp.go.id/index.php/arsip/c/5509/Kesiapan-Penerapan-Sertifikasi-Hasil-Tangkapan-Ikan-Catch-Certification-oleh-Uni-Eropa/?category_id=114 http://www.kkp.go.id/index.php/arsip/c/5509/Kesiapan-Penerapan-Sertifikasi-Hasil-Tangkapan-Ikan-Catch-Certification-oleh-Uni-Eropa/?category_id=114
Kesiapan Penerapan Sertifikasi Hasil Tangkapan Ikan (Catch Certification) oleh Uni Eropa
 
 
 
  1. Council Regulation No. 1005/2008 (IUU Regulation) tanggal 29 September 2008 merupakan peraturan dari Komisi Eropa bagi negara-negara anggota Uni Eropa dalam rangka menanggulangi kegiatan “IUU fishing”. Regulasi tidak memuat peraturan atau ketentuan baru tentang pengelolaan dan konservasi sumberdaya perikanan, tetapi merupakan ketentuan atau upaya menegakkan peraturan/ketentuan penanggulangan “IUU Fishing” yang diatur oleh masing-masing negara (termasuk negara pihak ketiga seperti Indonesia) melalui penerapan Sertifikasi Hasil Tangkapan Ikan. Regulasi ini menguntungkan dan memperkuat upaya Indonesia dalam memerangi praktek “IUU Fishing”.
  2. Mekanisme yang dibangun dalam Regulasi tersebut adalah dengan melarang masuknya produk perikanan yang berasal dari kegiatan “IUU Fishing” ke pasar Uni Eropa. Oleh karena itu setiap produk perikanan yang masuk ke negara anggota UE harus dilengkapi dengan “Catch Certificate” (Bab III Regulasi). Peraturan ini berdampak terhadap negara ketiga seperti Indonesia karena Indonesia adalah negara produsen produk perikanan yang mengekspor dan re-ekspor produknya ke negara anggota UE.
  3. Sertifikasi produk perikanan yang diekspor ke UE diwajibkan terhadap semua produk perikanan hasil tangkapan dari perairan laut. Kewajiban ini tidak dikenakan terhadap hasil kegiatan budidaya (air tawar, payau dan laut), produk perikanan air tawar, ikan hias, kekerangan, rumput laut, scallops, oyster dan berbagai jenis ikan (Lampiran I Regulasi).
Berita Selengkapnya Klik di bawah ini :
  1. Rencana Penerapan SHT
  2. EC No.10 tahun 2009
  3. flag_state_notifications
  4. hanbook_en
  5. Form Sertifikat dimhn by UPI
  6. Form Serifikat dan Draf
  7. List of Indonesian Competent Authority 
]]>
2009-12-09 13:19:11
Seventy Second Session of the APFIC Executive Committee, di Seoul, Republik Korea http://www.kkp.go.id/index.php/arsip/c/5501/Seventy-Second-Session-of-the-APFIC-Executive-Committee-di-Seoul-Republik-Korea/?category_id=114 http://www.kkp.go.id/index.php/arsip/c/5501/Seventy-Second-Session-of-the-APFIC-Executive-Committee-di-Seoul-Republik-Korea/?category_id=114 Seventy Second Session of the APFIC Executive Committee, di Seoul, Republik Korea

Sidang Seventy-Second Session of the Asia-Pacific Fishery Commission  (APFIC) Executive Committee, di Seoul, Republik Korea, pada tanggal 22-26 September 2009, sebagai berikut:

1.Delegasi dari Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP) terdiri dari :

  1. Dr. Ir. Mohammad Syamsul Maarif, M.Eng, DEA – Sekretaris Jenderal, Departemen Kelautan dan Perikanan;
  2. Shahandra Hanitiyo, S.IP, M.Si– Kasubbid Multilateral Puskita, Setjen Departemen Kelautan dan Perikanan.
2. Pada Seventy-Second Session of the Asia-Pacific Fishery Commission  (APFIC) Executive Committee (Exco), Sekjen Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP) sebagai Out-going Chairman APFIC yang mewakili Republik Indonesia menyerahkan jabatan Chairperson kepada Korea Selatan  yang diwakili oleh Chung-guk Park, Deputy Minister for Fisheries Policy Office-Ministry for Food, Agriculture, Forestry and Fisheries, Republic of Korea, yang ditetapkan sebagai Chairman APFIC 2009-2011, dan sebagai Vice Chairman dari Republik Sosialis Viet Nam yang diwakili oleh To Viet Chau, Deputy Director-General International Cooperation Department, Ministry of Agriculture and Rural Development.;
 
3. Pembukaan sidang APFIC-Exco tanggal 23 September 2009, Sekretaris Jenderal DKP sebagai Out-going Chairman menyampaikan Opening Statement dan  dilanjutkan dengan Welcome address yang disampaikan oleh Chairman APFIC dari Korea Selatan. Selanjutnya agenda pembahasan dalam acara sidang pada tanggal 23 – 25 September 2009 membahas beberapa agenda yakni :
  1. APFIC Theme 2009-2011;
  2. Recomendations of the APFIC 30th Session and RCFM;
  3. International fishery development and Outcomes of COFI;
  4. Review of key areas for Attention by APFIC and partners;
  5. Improving effectivenes of APFIC’s role in the region;
  6. APFIC Budget;
  7. APFIC ongoing workplan and preparation for the 3rd RCFM and 31st Session;
  8. Date and Place of the Seventy Third Session of the APFIC Executive Commission;
  9. Adoption of the Report.

HASIL SIDANG

1. Indonesia menyampaikan beberapa Intervensi didalam agenda pembahasan sidang  tersebut diatas, yang disampaikan oleh Bapak Sekjen DKP sebagai member APFIC. Beberapa intervensi didalam pertemuan tersebut sebagai berikut :
  • Pada agenda pembahasan Review of key areas for Attention by APFIC and partners, Indonesia menyampaikan 2 (dua) hal penting yang dapat menjadi key areas yaitu issu sertifikasi perikanan tangkap ke Uni Eropa  (EU Catch certification and Tracebility) dan sertifikasi perikanan budidaya (Aquaculture certification) yang diinisiasi oleh sidang FAO sub-committe on aquaculture-pada Bulan Oktober 2008. Intervensi kedua yakni mengusulkan implementasi Ecosystem Aproach to Fisheries dan Ecosystem Approach to Aquaculture dimana termasuk issu Climate Change dan IUU Fishing didalamnya. Practical Implementation Ecosystem Aproach to Fisheries dan Ecosystem Approach to Aquaculture ini telah disepakati didalam APFIC Regional Consultative workshop pada bulan Mei 2009 di Colombo, Sri Lanka. Kedua intervensi tersebut diterima dan ditetapkan oleh sidang sebagai bagian dari area prioritas APFIC 2010-2012 yakni : 1.Climate Change, 2.Catch Certification and traceability, 3.Mari culture dan 4.Inland aquaculture ;
  • Pada agenda APFIC Budget and Finance, Indonesia menyampaikan 2 (dua) hal yakni pentingnya mengurangi pengeluaran melalui efisiensi penyelenggaraan APFIC Meeting baik didalam Regional Consultatives Forum Meeting maupun pertemuan APFIC lainnya, dengan beberapa cara yakni penyederhanaan jumlah hari dan peserta serta meningkatkan dana in kind dari para anggota APFIC maupun pihak donor. Intervensi kedua yakni perlunya Sekretariat APFIC menkoordinasikan proposal usulan kerjasama dengan negara donor maupun organisasi internasional yang dapat menjadi donor bagi APFIC dalam penyelenggaraan kegiatan, sebagai contoh disampaikan mengenai pembahasan issu catch certification and tracebility, Indonesia mengusulkan mengajukan proposal kepada pihak Komisi Uni Eropa (UE) melalui negara anggota APFIC yang juga sebagai anggota UE yakni Perancis dan Inggris atau kepada negara donor yakni Swedia. Pimpinan sidang menyetujui usulan tersebut dan Korea Selatan mendukung dan akan berkoordinasi dengan Sekretariat APFIC mengenai tindak lanjut perihal tersebut;
2. Didalam agenda pembahasan Preparations For The Regional Consultative Forum Meeting and Arrangements for The Thirty First Session of APFIC yang rencananya akan diadakan pada bulan September 2010 di Jeju Island-Korea Selatan, dimana pada tentative agenda hari ke-2 terdapat presentasi mengenai perkembangan Regional Plan Of Action (RPOA) yang dipresentasikan oleh Indonesia, berkaitan dengan hal tersebut kiranya perlu Direktorat Jenderal P2SDKP sebagai koordinator dari program Regional Plan Of Action (RPOA) untuk mempersiapkan dan mengkoordinasikan dengan Sekretariat APFIC. Disamping itu, Indonesia mengusulkan tambahan agenda terkait pengalaman penerapan catch certification and tracebility serta ecosystem based aquaculture yang materinya dapat dipersiapkan oleh Ditjen Perikanan Tangkap, Ditjen P2HP dan Ditjen Perikanan Budidaya. Usulan tersebut diterima oleh anggota sidang sebagai bagian dari agenda yang diusulkan;
 

3.  Hal lainnya yang ditetapkan didalam sidang yakni pada penyelenggaraan sidang Seventy-third APFIC Exco tahun 2011 direncanakan Republik Viet Nam sebagai tuan rumah sekaligus akan ditetapkan sebagai Chairman APFIC ;  

 

]]>
2009-09-29 07:44:55
Workshop Nasional tentang SHT http://www.kkp.go.id/index.php/arsip/c/5498/Workshop-Nasional-tentang-SHT/?category_id=114 http://www.kkp.go.id/index.php/arsip/c/5498/Workshop-Nasional-tentang-SHT/?category_id=114
Contoh Pengisian SHT
Diskusi Sosialisasi dan Simulasi SHT di Wilayah Barat
Diskusi Sosialisasi dan Simulasi SHT di Wilayah Timur
EC Presentation IUU Jakarta and Bali September 2009
Laporan Persiapan Pelaksanaan SHT
Pertanyaan tentang SHT dari beberapa negara
Petunjuk Pengisian Sertifikat Hasil Tangkapan Medan
Rencana Penerapan SHT]]>
2009-09-04 10:00:26