Info Media

KKP Beri Bantuan untuk Desa Pesisir
14/02/2013 - Kategori : Info Media

KKP Beri Bantuan untuk Desa Pesisir

JAKARTA (Suara Karya): Kementerian Kelautan dan Perikanan mencatat, sebanyak 4.000 desa pesisir dari total 10.639 desa pesisir di Indonesia telah tersentuh pembangunan kelautan dan perikanan. Sisanya, sekitar 6.639 desa yang belum terjangka, pada 2013 ini, KKP memberikan bantuan program pengembangan desa pesisir tangguh (PDPT). Salah satunya di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), sebanyak 34 kelompok di kawasan desa pesisir mendapatkan bantuan program PDPT.

"Pada tahun ini, informasinya mereka mendapatkan bantuan kembali 50 persen dari bantuan 2012 sebesar Rp 1,2 miliar. Namun, belum ada kepastian pencairan,"kata Kepala Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan Kulon Progo Endang Purwaningrum dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, kemarin.

Pada tahun lalu, 34 kelompok masyarakat pesisir (KMP) yang berada di tiga desa mendapatkan bantuan langsung sebesar Rp 1,2 miliar yang merupakan bagian dari program PDPT. Dia mengatakan, bantuan tersebut rencananya akan digunakan untuk memberikan pelatihan keterampilan anggota kelompok desa pesisir supaya memiliki pendapatan tambahan selain sebagai nelayan. Selama ini, kata dia, nelayan Kulon Progo kehidupannya masih menggantungkan hasil tangkapan ikan.

"Dengan memberikan keterampilan kepada nelayan dan keluarga masyarakat pesisir, kehidupan perekonomian mereka semakin meningkat. Serta, mereka mampu menjadi warga tangguh secara ekonomi,"ujarnya.

Menurut dia, PDPT menitikberatkan pada upaya integrasi pembangunan sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur wilayah pesisir, dan mendukung pembangunan iklim usaha ekonomi produktif. Program PDPT itu, kata dia, bermuara pada pengentasan kemiskinan, keberlanjutan kelembagaan masyarakat, kelestarian lingkungan, kemandirian keuangan desa, siaga terhadap bencana serta perubahan iklim.

"Kami berharap, program PDPT mampu menjadi daya dukung untuk pengembangan usaha kelautan dan perikanan di Kabupaten Kulon Progo yang tangguh, baik sumber daya manusianya, ekonomi dan ketahanan lingkungannya,"kata dia.

Dia menambahkan, masyarakat pesisir di Kulon Progo masih menghadapi empat persoalan utama yakni tingginya tingkat kemiskinan, kerusakan sumber daya pesisir, rendahnya kemandirian organisasi sosial desa, serta minimnya infrastruktur dan kesehatan lingkungan di pemukiman desa."Keempat persoalan pokok tersebut memberikan andil atas tingginya kerentanan desa menghadapi bencana alam dan perubahan iklim,"katanya.


Sumber: SUARA KARYA Tanggal 14 Februari 2013 Hal.7

Untuk memberi komentar Anda harus login terlebih dahulu. Jika belum punya, silakan mendaftar di sini.

PUBLIKASI MAJALAH KKP
Jajak Pendapat

Menurut Pendapat Anda, apakah dengan kondisi geografis Indonesia yang terdiri dari banyak pulau, seharusnya pembangunan berbasis kemaritiman?

Jumlah Pengunjung
1.148.689