Info Media

Nelayan Tapteng diasuransikan
11/02/2013 - Kategori : Info Media

Nelayan Tapteng diasuransikan
 
TAPTENG - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumatera Gatot Pujo Nugroho menyerahkan klaim asuransi nelayan kepada ahli waris alm Salim. Ia berharap dana asuransi bisa dimanfaatkan optimal.

"Tolong manfaatkan dana asuransi yang didapatkan ini sebaik-baiknya. Saya berharap dana ini dapat membantu untuk melanjutkan masa depan ibu dan anak-anak," kata Gatot sambil menyerahkan klaim asuransi tersebut. Penyerahan dilakukan saat Gatot melakukan kegiatan peletakan batu pertama RSUD Barus, Kabupaten  Tapanuli Tengah, kemarin.

Manfaat asuransi nelayan diberikan kepada ibu Samsiah Br Sitepu, ahli waris Salim yang meninggal dunia karena sakit. Salim merupakan nelayan dari desa Jaring Halus Dsn. IV Kab Langkat yang meninggalkan satu istri dan empat anak.

Menurut catatan yang dimiliki Dinas Kelautan dan Perikanan, manfaat asuransi perlindungan kepada nelayan terdiri dari limat kategori. Pertama peserta yang masih hidup sampai berakhir masa kontrak asuransi akan mendapatkan Rp 5 juta. Kedua apabila peserta meninggal akibat sakit meraih Rp 35 juta. Ketiga peserta meninggal karena kecelakaan mendapat Rp 40 juta. Keempat peserta yang menderita cacat total akibat kecelakaan memperoleh maksimal Rp 20 juta.  Plt Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho juga menegaskan bahwa pihaknya akan selalu  meningkatkan jumlah nelayan yang mendapatkan manfaat asuransi. Tidak jumlah nelayan tapi sebaran asuransi agar makin meluas.

Daerah yang mengalami peningkatan antara lain Kota Sibolga dari 36 orang (2012) menjadi 50 orang (2013), Kab Tapanuli Tengah dari 59 orang menjadi 100 orang, Kab Nias dari 18 orang menjadi 31 orang.  Sementara untuk Kab Mandailing Natal justru mengalami pengurangan dari 82 orang menjadi 25 orang di 2013. Selain itu ada daerah yang di 2012 tidak teranggarkan, kini di 2013 telah mendapatkan asuransi nelayan. Daerahnya antara lain Kab Nias Selatan sebanyak 25 orang, Kab Nias Utara sebanyak 31 orang, Kab Nias Barat sebanyak 25 orang, dan Kota Gunung Sitoli sebanyak 25 orang.

"Total nelayan yang diasuransikan di 2013 mencapai seribu orang. Sementara di 2012 sebanyak 1.172 nelayan serta di 2011 sebanyak 50 nelayan. Semoga terus meningkat tiap tahunnya," harap Gatot.

Gatot menyadari angka nelayan yang diakomodir asuransi masih jauh dari jumlah nelayan yang ada. Tercatat total nelayan di Sumut 170.138 nelayan yang terdiri dari nelayan di Pantai Timur, Pantai Barat dan Perairan umum daratan.


Sumber: WASPADA.COM Tanggal 10 Februari 2013 Hal.1

Jajak Pendapat

Menurut Pendapat Anda, apakah dengan kondisi geografis Indonesia yang terdiri dari banyak pulau, seharusnya pembangunan berbasis kemaritiman?