Info Media

Kalbar Tambah Pabrik Pengolahan Ikan
14/01/2013 - Kategori : Info Media

Kalbar Tambah Pabrik Pengolahan Ikan

KAYON UTARA, Kalbar-Unit pengolahan ikan (UPT) PT.Industri Perikanan Sukadana merealisasikan investasi di industri pengolahan ikan dan udang beku senilai Rp 28,5 miliar pada tahun ini.

Dirut Industri Perikanan Sukadana (IPS) Bambang Kisworo menjelaskan pendirian pabrik baru tersebut dilakukan untuk memenuhi permintaan ekspor dan konsumsi dalam negeri yang terus meningkat.

"Kapasitas produksi pabrik ini mencapai 8-10 ton per hari. Untuk tahap pertama akan berproduksi sekitar 50% atau sekitar 4-5 ton  per hari. Adapun, bahan baku di kumpulkan dari para nelayan setempat dan hasil tangkapan dua unit kapal milik perusahaan,"katanya seusai peresmian pabrik PT IPS oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif C. Sutardjo di Pelabuhan Teluk Batang, Kayong Utara, Minggu (13/1).

Pabrik baru tersebut, lanjutnya, juga dilengkapi dengan ruang pendingin sebanyak dua unit, penyimpanan es (ice storage) sebesar 60 ton dan sejumlah unit kapal tangkap. "Pabrik yang direncanakan sejak 2009, pada akhir 2010 telah beroperasi. Investasinya mencapai Rp 28,5 miliar,"ujarnya.

Menurutnya, para nelayan yang menjadi mitra perusahaan sebagai pemasok bahan baku telah bergabung dalam koperasi nelayan Kayong Utara. Mereka juga melakukan pembudidayaan perikanan dan hasil kelautan lainnya seperti rumput laut.

Santun, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kayon Utara, mengatakan saat ini UPI di Kalbar baru mencapai tiga pabrik dengan total kapasitas 450 ton per bulan.

Sementara itu, total perusahaan UPI di seluruh Kalbar hanya mencapai tujuh unit yakni PT Nangro Sea Foo (NSF), PD. Samudera Utama, PT. Pilo Mas, PT. Panca Mitra, PT. Aquarium Shrim, PD. Usaha Kita, PT. Industri Pengolahan Sukadana.

Menurut dia, total produksi hasil laut Kalbar mencapai 21.000 ton dengan jumlah nelayan mencapai 3.882 orang nelayan. Sementara itu, potensi produksi tangkapan ikan mencapai hampir 12.000 ton pada 2010.

Santoso, Direktur Produksi Ditjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan, mengatakan saat ini, unit pengolahan ikan (UPI) di seluruh Indonesia yang telah tersertifikasi mencapai 505 unit sedangkan yang tersertifikasi mencapai lebih dari 60.000 unit.

"Sertifikat kelayakan pengolahan (SKP) untuk industri dan UKM di bidang pengolahan ikan sampai dengan Juli 2011 telah mencapai 1.440 SKP. Pada 2014, kami menargetkan untuk menerbitkan SKP baru sebanyak 2.500,"ujarnya.


Sumber: BISNIS INDONESIA Tanggal 14 Januari 2013 Hal.26


Untuk memberi komentar Anda harus login terlebih dahulu. Jika belum punya, silakan mendaftar di sini.

PUBLIKASI MAJALAH KKP
Jajak Pendapat

Menurut Pendapat Anda, apakah dengan kondisi geografis Indonesia yang terdiri dari banyak pulau, seharusnya pembangunan berbasis kemaritiman?

Jumlah Pengunjung
1.076.623