Berita
PERSIAPAN SAIL MOROTAI 2012 RAMPUNG 95 PERSEN 14/08/2012 - Kategori : Berita
PERSIAPAN SAIL MOROTAI 2012 RAMPUNG 95 PERSEN
KKP NEWS || Menjelang digelarnya puncak acara perhelatan akbar Sail Morotai 2012 di Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara , medio September mendatang segala persiapan dan kelengkapan infarstruktur sarana dan prasarana sudah hampir rampung. “ Berbagai macam infrastruktur pendukung kegiatan Sail Morotai 2012 yang disiapkan panitia nasional tersebut sudah 95 persen hampir rampung,” jelas Ketua Panitia Penyelenggara Sail Morotai 2012, Syahrin Abdurrahman, yang juga Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), di Jakarta, Senin sore (13/8).
Sarana dan prasarana yang kini masih dalam tahap penyelesaian adalah pembangunan pelabuhan, ruang VIP di lapangan terbang, akses jalan ke ruang VIP di lapangan terbang, sarana jalan ke kota. Sedangkan untuk penyediaan air bersih, ia mengaku telah menyiapkan jaringan air minum sepanjang 80 km yang bersumber dari pegunungan. Syahrin membeberkan, penyelesaian semua infrastruktur tersebut akan rampung pada bulan Agustus mendatang.
Sama seperti sail-sail sebelumnya, Sail Morotai kali ini memiliki tujuan yang sama, yaitu untuk mendorong percepatan pembangunan yang ada di sana. Pasalnya, Kabupaten Pulau Morotai yang dipilih sebagai lokasi perhelatan akbar kelautan berskala internasional, memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah, terutama di sektor kelautan dan pariwisata.
Dengan menilik hal tersebut lanjut Syahrin, pemerintah akan membangun pelabuhan perikanan seperti pelabuhan pendaratan ikan sekaligus industri pengolahan ikannya. “ Pembangunan industri pengolahan ikan ini sesuai dengan komitmen kuat dari Menteri Kelautan dan Perikanan yang tidak ingin lagi mengeskpor ikan mentah namun sudah dalam bentuk olahan,” jelasnya.
Bahkan ia membeberkan, banyak investor asing yang sudah mengantri untuk menanamkan modalnya di pulau nan kaya sumber daya ikan tersebut. “Banyak investor asing mengantri seperti Jepang, Taiwan, Korea, China bahkan sebagian dari mereka sudah datang meninjau langsung ke pulau lumbung ikan tersebut. Nantinya, kerjasama ini mencakup G to G antar negara,”ungkap Syahrin.
Melalui penyelenggaraan Sail Morotai ini diharapkan dapat menggali potensi dan mengembangkan daerah kepulauan. Pembangunanan di sektor kelautan dan perikanan diyakini Syahrin dapat menggerakkan perekonomian daerah. Pasalnya Pulau Morotai terletak ditengah-tengah samudra pasifik yang merupakan pintu perekonomian dari pasifik selatan.
Disamping itu, KKP juga telah memiliki blue print dalam pengembangan kawasan di Pulau Morotai. Adapun blue print itu dengan mengembangkan perikanan budidaya, pelabuhan serta pembangunan industri pengolahan yang akan diatur dan disesuaikan dengan sistem zonasi kawasan perairan.
Agenda acara puncak, diantaranya demo terjun payung, peresmian monumen Trikora, peresmian rumah pintar atraksi budaya. Disamping itu, yang tak kalah menariknya terdapat parade kapal perang dan kapal layar serta peluncuran roket LAPAN yang diangkut oleh kapal riset. “Karena banyaknya kapal perang, kita akan buat satu kawasan tertentu secara terpisah untuk menampung kapal layar tersebut sehingga kapal layar tidak terganggu karena mereka sangat tergantung dari pergerakan angin,”ungkapnya.
Rencananya, even kelautan terbesar di tanah air tersebut akan diwarnai berbagai kegiatan utama. Ada 13 kegiatan utama di even ini, seperti yacht rally, bhakti sosial, lintas nusantara remaja dan pemuda bahari, pameran potensi daerah, atraksi budaya dan pariwisata, olah raga bahari, serta seminar nasional dan internasional. Sedangkan acara puncak akan dihadiri oleh Presiden RI pada 15 September .
Pagelaran Sail dilakukan setiap tahun, sebelumnya Sail Bunaken pada 2009, Sail Banda (2010), Sail Wakatobi (2011) dan Sail Morotai (2012), serta rencananya Sail Komodo pada 2013.