Info Daerah
KEPALA BADAN PENGEMBANGAN SDMKP dan BUPATI PINRANG, SEPAKATI KERJASAMA PENGEMBANGAN SDMKP di PINRANG 14/05/2012 - Kategori : Info Daerah
KEPALA BADAN PENGEMBANGAN SDMKP dan BUPATI PINRANG,
SEPAKATI KERJASAMA
PENGEMBANGAN SDMKP di PINRANG
SEPAKATI KERJASAMA
PENGEMBANGAN SDMKP di PINRANG
Kabupaten Pinrang merupakan bagian dari wilayah Provinsi Sulawesi Selatan, berjarak 180 km dari Kota Makassar dan memiliki luas 1.961,77 km terdiri dari 3 dimensi kewilayahan, meliputi dataran rendah, laut dan dataran tinggi. Secara administratif pemerintahan terdiri dari 12 Kecamtan. sebagian besar wilayah Kecamatan merupakan daerah pesisir seluas 1.457,19 km atau 74,27% dari luas keseluruhan wilayah Kabupaten Pinrang dengan garis pantai 93 km. Di sepanjang pesisir pantai kearah daratan terdapat lahan tambak udang seluas 15.026,20 ha dengan jumlah pembudidaya sebanyak 11.598 orang. Produksi udang tahun 2011 telah mencapai 3.487,4 ton atau meningkat 0,95 % dari tahun sebelumnya sebesar 3.313,1 ton. Peningkatan produksi udang ini relatif kecil, sehingga harus segera dilakukan aksi nyata dari berbagai pihak. Aksi nyata seperti apa yang segera kita lakukan, tidak ada pilihan lain kecuali memulainya dengan pengembangan SDM KP pelaku utama.
Kabupaten Pinrang dengan potensi perikanan budidaya udang tersebut disambut dengan aksi nyata oleh Bupati Pinrang Aslam Patonangi dan Kepala Badan Pengembangan SDMKP Prof. Sjarief Widjaya, Ph.D.FRINA yang menyepakati kejasama peengembangan SDM Kelautan dan Perikanan di Kabupaten Pinrang. Kesepakatan kerjasama ditandatangani pada tanggal 23 April 2012 seiring dengan digelarnya acara “Tudung Sipulung” yaitu sebuah acara “duduk bersama” atau temu wicara antara pemerintah dengan masyarakat pelaku utama perikanan budidaya bertempat di gedung Pemuda dan Olah raga Andi Makkolaoe Pinrang.
Kesepakatan kerjasama yang telah dilakukan dilatar belakangi juga dengan ditetapkannya Kabupaten Pinrang sebagai salah satu daerah yang akan melaksanakan program industrialisasi berbasis perikanan budidaya dengan komoditi unggulan udang windu. Untuk mendukung program tersebut diperlukan SDM pelaku utama yang terampil dalam mengelola usahanya
Menyikapi hal tersebut BPPP Aertembaga sejak bulan Maret sampai dengan April 2012 telah melatih sebanyak 210 orang pelaku utama. Pelatihan bidang budidaya udang windu sebanyak 150 pembudidya yang terbagi dalam 5 angkatan pelatihan dan bidang pengolahan hasil perikanan sebanyak 60 orang pengolah yang terbagi dalam 2 angkatan pelatihan.
Pada acara tersebut, Bupati Pinrang berkenan menutup pelatihan pendederan dan pelatihan pembenihan udang windu yang berlangsung tanggal 17 sampai dengan 22 April 2012 dan kepada 60 orang peserta diberikan paket bantuan peralatan produksi sebagai stimulan mendukung kegiatan usahanya.
Selain Bupati Pinrang dan Kepala BPSDMKP hadir pula Kepala Pusat Pelatihan KP, Kepala Dinas KP Kabupaten Pinrang, Pejabat yang mewakili Dinas KP Provinsi Sulawesi Selatan, Kepala BPPP Aertembaga, Kepala Budidaya Air Payau Takalar, Pimpinan BRI Cabang Pinrang dan Pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Pinrang.
Kepala BPSDMKP Prof. Sjarief Widjaya,Ph.D dalam sambutannya menyebutkan bahwa peningkatan volume produk memang tujuan, akan tetapi ada yang lebih dari itu, yaitu mendorong nilai tambah dan menciptakan lapangan kerja sebagai tujuan utama kita. Mendorong produk mulai dari hulu hingga ke hilir secara harmonis. Pemenuhan kebutuhan benih, lanjut Prof. Sjarief, apakah secara massal menebar benih tentu tidak, disini diperlukan suatu inovasi agar suasana harmonisasi terbangun. Kapan tebar benih. tentu diperlukan keterampilan. Lebih jauh Prof. Sjarief mengajak semua pihak agar mendorong industrialisasi lanjutan yaitu pengolahan, sehingga dapat memberi nilai tambah. Titik mana yang menjadi celah usaha bisa digerakkan. Kepada Bupati Pinrang, Kepala BPSDMKP mengusulkan agar dibangun sentra perdagangan produk budidaya udang antar Kabupaten, antar Provinsi bahkan antar negara dan mengusulkan untuk mendirikan “rumah kemasan” dengan mengolah satu produk yang berkualitas dan manarik.
Sementara Bupati Pinrang Andi Aslam Patonangi dalam sambutannya mengingatkan para pembudidaya untuk segera berbenah diri, tingkatkan produksi tambak. Partisipasi mulai kelihatan tapi belum memuaskan. Perlu tambahan stakeholder untuk mengelola 15.000 ha yang dikelola oleh 11.000 kk atau tidak kurang dari 44.000 orang penduduk Pinrang menggantungkan hidupnya dari tambak. BSDMKP melalui BPPP Aertembaga telah berkontribusi untuk mensejahterakan masyarakat melalui kegiatan pelatihan dengan melatih sebanyak 210 orang pelaku utama.
Banyak produk bahan baku seperti udang untuk bisa dijadikan produk olahan agar memberi nilai tambah, tetapi yang perlu dicarikan adalah pasar. Suatu produk akan sulit bertahan lebih lanjut tanpa menerobos pasar dan kerjasama lintas sektor. Bupati akan membangun fresh mart dan etalase produk olahan perikanan. Pembenahan infrasruktur seperti perbaikan jalan sentra perikanan dan tentu permodalan dari pihak perbankan yang dapat diakses dengan mudah.
Rangkaian acara penandatanganan naskah kesepakatan kerjasama pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan oleh Kepala BPSDMKP dan Bupati Pinrang untuk jangka waktu 5 tahun kedepan dengan melatih pelaku utama sebanyak-banyaknya. Naskah kesepakatan tersebut ditindak lanjuti dengan penandatanganan perjanjian kerjasama pelatihan antara Kepala BPPP Aertembaga Pola S.T. Panjaitan, A.Pi, MM dengan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pinrang Ir.H.Andi Budaya Hamid. Pada kesempatan yang sama diserahkan juga sertifikat P2MKP kepada 2 kelompok, masing-masing bidang pengolah, yaitu kelompok “Anugerah” dan kelompok bidang budidaya”Samaturue”
Kabupaten Pinrang dengan potensi perikanan budidaya udang tersebut disambut dengan aksi nyata oleh Bupati Pinrang Aslam Patonangi dan Kepala Badan Pengembangan SDMKP Prof. Sjarief Widjaya, Ph.D.FRINA yang menyepakati kejasama peengembangan SDM Kelautan dan Perikanan di Kabupaten Pinrang. Kesepakatan kerjasama ditandatangani pada tanggal 23 April 2012 seiring dengan digelarnya acara “Tudung Sipulung” yaitu sebuah acara “duduk bersama” atau temu wicara antara pemerintah dengan masyarakat pelaku utama perikanan budidaya bertempat di gedung Pemuda dan Olah raga Andi Makkolaoe Pinrang.
Kesepakatan kerjasama yang telah dilakukan dilatar belakangi juga dengan ditetapkannya Kabupaten Pinrang sebagai salah satu daerah yang akan melaksanakan program industrialisasi berbasis perikanan budidaya dengan komoditi unggulan udang windu. Untuk mendukung program tersebut diperlukan SDM pelaku utama yang terampil dalam mengelola usahanya
Menyikapi hal tersebut BPPP Aertembaga sejak bulan Maret sampai dengan April 2012 telah melatih sebanyak 210 orang pelaku utama. Pelatihan bidang budidaya udang windu sebanyak 150 pembudidya yang terbagi dalam 5 angkatan pelatihan dan bidang pengolahan hasil perikanan sebanyak 60 orang pengolah yang terbagi dalam 2 angkatan pelatihan.
Pada acara tersebut, Bupati Pinrang berkenan menutup pelatihan pendederan dan pelatihan pembenihan udang windu yang berlangsung tanggal 17 sampai dengan 22 April 2012 dan kepada 60 orang peserta diberikan paket bantuan peralatan produksi sebagai stimulan mendukung kegiatan usahanya.
Selain Bupati Pinrang dan Kepala BPSDMKP hadir pula Kepala Pusat Pelatihan KP, Kepala Dinas KP Kabupaten Pinrang, Pejabat yang mewakili Dinas KP Provinsi Sulawesi Selatan, Kepala BPPP Aertembaga, Kepala Budidaya Air Payau Takalar, Pimpinan BRI Cabang Pinrang dan Pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Pinrang.
Kepala BPSDMKP Prof. Sjarief Widjaya,Ph.D dalam sambutannya menyebutkan bahwa peningkatan volume produk memang tujuan, akan tetapi ada yang lebih dari itu, yaitu mendorong nilai tambah dan menciptakan lapangan kerja sebagai tujuan utama kita. Mendorong produk mulai dari hulu hingga ke hilir secara harmonis. Pemenuhan kebutuhan benih, lanjut Prof. Sjarief, apakah secara massal menebar benih tentu tidak, disini diperlukan suatu inovasi agar suasana harmonisasi terbangun. Kapan tebar benih. tentu diperlukan keterampilan. Lebih jauh Prof. Sjarief mengajak semua pihak agar mendorong industrialisasi lanjutan yaitu pengolahan, sehingga dapat memberi nilai tambah. Titik mana yang menjadi celah usaha bisa digerakkan. Kepada Bupati Pinrang, Kepala BPSDMKP mengusulkan agar dibangun sentra perdagangan produk budidaya udang antar Kabupaten, antar Provinsi bahkan antar negara dan mengusulkan untuk mendirikan “rumah kemasan” dengan mengolah satu produk yang berkualitas dan manarik.
Sementara Bupati Pinrang Andi Aslam Patonangi dalam sambutannya mengingatkan para pembudidaya untuk segera berbenah diri, tingkatkan produksi tambak. Partisipasi mulai kelihatan tapi belum memuaskan. Perlu tambahan stakeholder untuk mengelola 15.000 ha yang dikelola oleh 11.000 kk atau tidak kurang dari 44.000 orang penduduk Pinrang menggantungkan hidupnya dari tambak. BSDMKP melalui BPPP Aertembaga telah berkontribusi untuk mensejahterakan masyarakat melalui kegiatan pelatihan dengan melatih sebanyak 210 orang pelaku utama.
Banyak produk bahan baku seperti udang untuk bisa dijadikan produk olahan agar memberi nilai tambah, tetapi yang perlu dicarikan adalah pasar. Suatu produk akan sulit bertahan lebih lanjut tanpa menerobos pasar dan kerjasama lintas sektor. Bupati akan membangun fresh mart dan etalase produk olahan perikanan. Pembenahan infrasruktur seperti perbaikan jalan sentra perikanan dan tentu permodalan dari pihak perbankan yang dapat diakses dengan mudah.
Rangkaian acara penandatanganan naskah kesepakatan kerjasama pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan oleh Kepala BPSDMKP dan Bupati Pinrang untuk jangka waktu 5 tahun kedepan dengan melatih pelaku utama sebanyak-banyaknya. Naskah kesepakatan tersebut ditindak lanjuti dengan penandatanganan perjanjian kerjasama pelatihan antara Kepala BPPP Aertembaga Pola S.T. Panjaitan, A.Pi, MM dengan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pinrang Ir.H.Andi Budaya Hamid. Pada kesempatan yang sama diserahkan juga sertifikat P2MKP kepada 2 kelompok, masing-masing bidang pengolah, yaitu kelompok “Anugerah” dan kelompok bidang budidaya”Samaturue”
Dipenghujung rangkaian acara, Bupati Pinrang dan Kepala BPSDMKP didamping Kepala Pusat Pelatihan KP, Kepala Dinas KP Kab. Pinrang dan Kepala BPPP Aertembaga beserta rombongan, menyaksikan gelar produk olahan hasil perikanan yang ditampilkan oleh 60 orang mantan peserta pelatihan pengolahan di Kabupaten Pinrang. Nampak Bupati Pinrang dan Kepala BPSDMKP sangat tertarik dengan produk olahan yang digelar sambil mencoba dan memuji produk hasil karya mantan peserta pelatihan yang dikemas menarik, higienis dan diharapkan laris dipasaran.
Antusias dan harapan masyarakat pembudidaya udang di Kabupaten Pinrang, kedepan perlu dukungan berbagai pihak untuk meningkatkan produksinya.** *
Antusias dan harapan masyarakat pembudidaya udang di Kabupaten Pinrang, kedepan perlu dukungan berbagai pihak untuk meningkatkan produksinya.** *