Info Media

KKP akan Bangun 50 Unit SPDN
04/02/2012 - Kategori : Info Media

KKP akan Bangun 50 Unit SPDN

Jakarta, Pelita, Dirjen Kelautan, Pesisir, dan Pulau-pulau Kecil (KP3K) Sudirman Saad mengatakan, sebanyak 50 unit solar packet dealer nelayan (SPDN] akan dibangun tahun ini Rencanan pembangunan infrastruktur itu akan berbentuk hibah yang diberikan kepada unit koperasi.

Ia menjelaskan, pembangunan 50 unit SPDN itu akan dilakukan di sejumlah pesisir Tanah Air. Lokasi pembangunan dapat berada di Pelabuhan! Pelelangan Ikan (PPI) atau 300 meter dari bibir pantai.

Sumber pendanaan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp45 miliar,* pada acara refleksi dan outlook 2012 KP3K di Jakarta, kemarin.

Sudirman mengatakan, koperasi tersebut diharuskan menyediakan lahan yang sudah bersertifikat. Untuk proses verifikasi akan dilakukan oleh masing-masing dinas kelautan dan perikanan di tingkat daerah dan asosiasi pengelola dan pengusaha bahari bakar minyak (BBM) perikanan.

Ia menjelaskan, satu unit SPDN biayanya Rp800 juta. Program itu berbentuk bantuan sosial. Nanti yang mengerjakan kontraktor bidang konstruksi.

Lelang menggunakan e-pwcuremeni oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP). Namun, bila SPBU itu sudah berdiri akan diberikan kepada koperasi yang sudah teregistrasi.

Menurut Sudirman, untuk memperketat pengawasan BBM solar akan menggunakan metode distribusi tertutup. Artinya, hanya nelayan yang terdata di masing-masing PPI dan dinas perikanan setempat yang dapat dilayani SPDN. Di luar itu, tidak diperkenankan membeli solar dengan harga subsidi.

SPDN hanya akan melayani solar kapal nelayan 30 gross ton (GT). Hal itu tertuang dalam Perpers No 55 Tahun 2010 tentang Harga Jual Eceran BBM.

Dalam klausulnya, kapal nelayan dapat diberikan 35 juta kilo liter (KL) dimuka untuk kebutuhan tiga bulan berjalan. "Sekarang Perpresnya sedang direvisi Kita mengusulkan agar juga diberikan pada kapal 60 GT, ujarnya.

Setiap SPDN, setidaknya harus dapat menjual 60 KL/bu-lan, sehingga dapat membiayai operasional dan mulai memperoleh margin.

Karenanya dalam paket bantuan hibah itu berikut solar delapan KL, sebagai dana stimulus. Tentunya, koperasi nelayan harus memiliki modal yang cukup memadai, katanya

Data KKP menyebutkan, sejak 2004, sudah terbangun 250 unit SPDN. Namun, 23 SPDN tidak beroperasi karena masalah kekeliruan manajemen hingga kekurangan pembeli. Dalam blueprint KKP, dibutuhkan 400 unit SPDN untuk melayani solar nelayan di seluruh Tanah Air. (cr-1)
 
Sumber : Pelita 04 Februari 2012,hal. 2

Untuk memberi komentar Anda harus login terlebih dahulu. Jika belum punya, silakan mendaftar di sini.

PUBLIKASI MAJALAH KKP
Jajak Pendapat

Menurut Pendapat Anda, apakah dengan kondisi geografis Indonesia yang terdiri dari banyak pulau, seharusnya pembangunan berbasis kemaritiman?

Jumlah Pengunjung
1.148.689