Industrialisasi Mina
"SAFARI PELATIHAN DI KABUPATEN CILACAP" WUJUD NYATA BPPP TEGAL MENDUKUNG PROGRAM MINAPOLITAN 14/07/2010 - Kategori : Industrialisasi Mina
“SAFARI PELATIHAN DI KABUPATEN CILACAP”
WUJUD NYATA BPPP TEGAL MENDUKUNG PROGRAM MINAPOLITAN
WUJUD NYATA BPPP TEGAL MENDUKUNG PROGRAM MINAPOLITAN
Dalam rangka mendukung pembangunan perikanan berbasis kawasan dengan konsepsi MINAPOLITAN yang telah di launching oleh Menteri Kelautan dan Perikanan di Kabupaten Cilacap, Balai Diklat Perikanan Tegal dalam bulan Juli 2010 melaksanakan dua kegiatan pelatihan untuk masyarakat perikanan, yaitu Safari Pelatihan Diversifikasi Pengolahan Hasil Perikanan dan Safari Pelatihan Pengoperasian dan Perawatan Mesin Penggerak Kapal Perikanan. Kedua pelatihan tersebut berlokasi di Kabupaten Cilacap tepatnya di Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap (PPSC) selama tujuh hari dari tanggal 27 Juni s.d. 3 Juli 2010.
Dalam sambutan Kepala Balai Diklat Perikanan Tegal (yang diwakili oleh Sartono, SE selaku Kepala Seksi Sarana Pelatihan BPPP Tegal) yang membuka kedua pelatihan tersebut mengatakan, bahwa Pelatihan ini bertujuan untuk Meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap pengolah ikan dibidang Pengolahan hasil perikanan dan nelayan penangkap ikan dalam memanfaatkan sumberdaya perikanan secara optimal, efektif dan efisien.
Pelatihan Permesinan ditujukan bagi nelayan penangkap ikan yang masih menggunakan kapal bermesin jenis diesel. Dan Pelatihan Pengolahan untuk mengolah hasil-hasil perikanan dari penangkapan ikan.
Materi Pengolahan yang disampaikan kepada peserta, antara lain : pembuatan petis, ikan asap, abon, kaki naga, kue cincin ikan, pempe, ajifurai dan pangko udang.
Sedangkan materi permesinan antara lain : perawatan sistem bahan bakar, sistem pelumasan, sistem pendinginan, sistem udara, sistem bilas, Sistem transmisi, dan analisa kerusakan. Mesin yang digunakan untuk praktek berupa mesin kapal satu silinder jenis motor diesel dengan daya motor 16 dan 24 PK. Seluruh peralatan pelatihan baik mesin maupun pengolahan dan Pelatih (Fasilitator) disiapkan dari BPPP Tegal.
Sasaran kedua pelatihan ini ditujukan kepada para pengolah ikan dan nelayan tangkap yang seluruhnya berjumlah 60 orang.
Dalam kegiatan itu antusias para peserta sangat besar sekali. Terutama dalam pelatihan diversifikasi pengolahan. Menurut informasi yang diperoleh dari para peserta, rata-rata para peserta pengolah ikan belum mengetahui tentang diversifikasi olahan ikan. Mereka hanya menjual ikan mentah untuk bahan konsumsi saja. Setelah mengikuti pelatihan ini, para pengolah ikan merasa sangat senang karena ilmu diversifikasi olahan ikan ini dapat mereka gunakan untuk menambah penghasilan bagi keluarganya.
Begitu pula para nelayan tangkapnya. Sebelumnya mereka hanya mengandalkan bengkel mesin yang ada disekitar lokasi itu. Tetapi setelah mereka mengikuti diklat mesin ini, sekarang mereka dapat memperbaiki mesin kapal tanpa harus ke bengkel mesin.
Setelah selesai mengikuti diklat ini, kepada ke-60 peserta diberikan Surat Tanda Tamat Pelatihan.
Untuk mendukung kegiatan Minapolitan di Kabupaten Cilacap pada tahun 2011, Balai Diklat Perikanan Tegal telah mengalokasikan 6 kegiatan latihan. Diharapkan dengan kegiatan tersebut pengetahuan, ketrampilan dan sikap masyarakat nelayan dapat menginkat dan pada akhirnya dapat pula meningkatkan kesejahteraannya.
Dalam sambutan Kepala Balai Diklat Perikanan Tegal (yang diwakili oleh Sartono, SE selaku Kepala Seksi Sarana Pelatihan BPPP Tegal) yang membuka kedua pelatihan tersebut mengatakan, bahwa Pelatihan ini bertujuan untuk Meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap pengolah ikan dibidang Pengolahan hasil perikanan dan nelayan penangkap ikan dalam memanfaatkan sumberdaya perikanan secara optimal, efektif dan efisien.
Pelatihan Permesinan ditujukan bagi nelayan penangkap ikan yang masih menggunakan kapal bermesin jenis diesel. Dan Pelatihan Pengolahan untuk mengolah hasil-hasil perikanan dari penangkapan ikan.
Materi Pengolahan yang disampaikan kepada peserta, antara lain : pembuatan petis, ikan asap, abon, kaki naga, kue cincin ikan, pempe, ajifurai dan pangko udang.
Sedangkan materi permesinan antara lain : perawatan sistem bahan bakar, sistem pelumasan, sistem pendinginan, sistem udara, sistem bilas, Sistem transmisi, dan analisa kerusakan. Mesin yang digunakan untuk praktek berupa mesin kapal satu silinder jenis motor diesel dengan daya motor 16 dan 24 PK. Seluruh peralatan pelatihan baik mesin maupun pengolahan dan Pelatih (Fasilitator) disiapkan dari BPPP Tegal.
Sasaran kedua pelatihan ini ditujukan kepada para pengolah ikan dan nelayan tangkap yang seluruhnya berjumlah 60 orang.
Dalam kegiatan itu antusias para peserta sangat besar sekali. Terutama dalam pelatihan diversifikasi pengolahan. Menurut informasi yang diperoleh dari para peserta, rata-rata para peserta pengolah ikan belum mengetahui tentang diversifikasi olahan ikan. Mereka hanya menjual ikan mentah untuk bahan konsumsi saja. Setelah mengikuti pelatihan ini, para pengolah ikan merasa sangat senang karena ilmu diversifikasi olahan ikan ini dapat mereka gunakan untuk menambah penghasilan bagi keluarganya.
Begitu pula para nelayan tangkapnya. Sebelumnya mereka hanya mengandalkan bengkel mesin yang ada disekitar lokasi itu. Tetapi setelah mereka mengikuti diklat mesin ini, sekarang mereka dapat memperbaiki mesin kapal tanpa harus ke bengkel mesin.
Setelah selesai mengikuti diklat ini, kepada ke-60 peserta diberikan Surat Tanda Tamat Pelatihan.
Untuk mendukung kegiatan Minapolitan di Kabupaten Cilacap pada tahun 2011, Balai Diklat Perikanan Tegal telah mengalokasikan 6 kegiatan latihan. Diharapkan dengan kegiatan tersebut pengetahuan, ketrampilan dan sikap masyarakat nelayan dapat menginkat dan pada akhirnya dapat pula meningkatkan kesejahteraannya.
Sumber : BPPP Tegal