Info Daerah

PROFIL LOKA KAWASAN KONSERVASI PERAIRAN NASIONAL (LKKPN) PEKANBARU
25/06/2009 - Kategori : Info Daerah

PROFIL LOKA KAWASAN KONSERVASI PERAIRAN NASIONAL
(LKKPN) PEKANBARU

 
LOKA KAWASAN KONSERVASI PERAIRAN NASIONAL PEKANBARU
DIREKTORAT JENDERAL KELAUTAN, PESISIR DAN PULAU – PULAU KECIL
DEPARTEMEN KELAUTAN DAN PERIKANAN
2009



1.    Pengertian


Loka Kawasan Konservasi Perairan Nasional adalah Unit Pelaksana Teknis di bidang kawasan konservasi perairan nasional yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Direktur Jenderal Kelautan, Pesisir, dan Pulau-pulau Kecil, Departemen Kelautan.

2.    Tugas

Loka KKPN mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan pemangkuan, pemanfaatan, dan pengawasan kawasan konservasi perairan yang bertujuan utnuk melestarikan sumber daya ikan dan lingkungannya berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

3.    Fungsi


Fungsi dari Loka Kawasan Konservasi Perairan Nasional

  1. Penyiapan bahan penyusunan rencana program dan evaluasi pemangkuan, pemanfaatan, dan pengawasan kawasan konservasi perairan nasional.
  2. Penyiapan bahan pelaksanaan, pemangkuan, pemanfaatan, dan pengawasan kawasan konservasi perairan nasional.
  3. Penyiapan bahan pelaksanaan pemberdayaan dan peningkatan kesadaran masyarakat (public awareness) di dalam dan sekitar kawasan konservasi perairan nasional
  4. Penyiapan bahan pelaksanaan bimbingan pemangkuan, pemanfaatan, dan pengawasan kawasan konservasi perairan nasional.
  5. Pelaksanaan urusan tata usaha dan rumah tangga.


4.    Uraian Tugas

Melakukan penyiapan bahan dalam memfasilitasi pelaksanaan kegiatan serta program Direktorat Jenderal KP3K di wilayah kerja UPT yang meliputi:

  • Pengembangan system pengamanan kawasan konservasi perairan yang mencakup SDM, alat komunikasi, alat transportasi air, dan infrastruktur pengamanan lainnya
  • Koordinasi pengamanan kawasan konservasi perairan dengan semua unsur penegak hukum, yaitu: Polair, TNI-AL, Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS), Kejaksaan, dan Pengadilan.
  • Pengembangan, Pendekatan, Pengaman kawasan konservasi perairan berbasis masyarakat (SISWASMAS)
  • Kegiatan penyuluhan dan penyadaran masyarakat
  • Inventarisasi dan monitoring sumber daya ikan di kawasan konservasi perairan
  • Rehabilitasi habitat dan populasi sumber daya ikan di kawasan konservasi perairan
  • Pembangunan dan pemeliharaan infrakstruktur pengelolaan kawasan konservasi perairan
  • Pengelolaan batas dan penataan zonasi kawasan konservasi perairan, yaitu: zona inti, pemanfaatan, perikanan berkelanjutan, dan zona lainnya.
  • Pengelolaan dan pelayanan pengunjung kawasan konservasi perairan
  • Pengembangan program interpretasi semua objek wisata di dalam kawasan konservasi perairan.
  • Kegiatan perikanan berkelanjutan dalam kawasan konservasi perairan, seperti: kegiatan perikanan tangkap dan budidaya di zona yang telah ditetapkan.
  • Promosi investasi dalam rangka pengembangan pemanfaatan kawasan konservasi perairan
  • Bimbingan teknis dan fasilitas pengelolaan Kawasan Konservasi Perairan (KKP) yang dikelola oleh pemerintah daerah
  • Kerjasama dengan pemangku kepentingan di sekitar kawasan konservasi perairan
  • Kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan mata pencaharian alternative di sekitar kawasan konservasi perairan.


Kawasan Konservasi Perairan


Kawasan Konservasi Perairan adalah kawasan perairan yang dilindungi, dikelola dengan system zonasi, untuk mewujudkan pengelolaan sumberdaya ikan dan lingkungannya secara berkelanjutan.  Kawasan konservasi perairan merupakan bagian dari upaya pengelolaan atau konservasi ekosistem. Berdasarkan tipe ekosistem yang dimiliki, kawasan konservasi perairan dapat meliputi : kawasan konservasi perairan tawar; perairan payau atau perairan laut.  Kawasan konservasi perairan laut dikenal sebagai KKL.  KKL yang pengelolaannya dilaksanakan oleh pemerintah daerah disebut Kawasan Konservasi Laut Daerah (KKLD).  Konservasi ekosistem adalah upaya melindungi, melestarikan, dan memanfaatkan funsgi ekosistem sebagai habitat penyangga kehidupan sumberdaya ikan pada waktu sekarang dan yang akan datang.

Pentingnya Kawasan Konservasi Perairan


Sejalan dengan pembangunan yang berkelanjutan terutama terhadap pemanfaatan sumberdaya ikan dan habitatnya, perlu dilakukan upaya pelestarian sumberdaya ikan dan habitatnya melalui pembentukan konservasi perairan. Bentuk kawasan konservasi perairan berdasarkan Undang-Undang Perikanan Nomor 31 Tahun 2004 adalah suaka perikanan (Pasal 7 ayat 1). Suaka perikanan didefinisikan sebagai kawasan perairan tertentu dengan kondisi dan ciri tertentu sebagai tempat berlindung/berkembang biak jenis sumberdaya ikan tertentu yang berfungsi sebagai daerah perlindungan. Upaya konservasi atau perlindungan yang dilakukan adalah dalam rangka pengelolaan sumberdaya ikan dan habitatnya untuk menjamin pemanfaatannya secara bijaksana dan berkesinambungan dengan tetap memelihara dan meningkatkan kualitas nilai serta keanekaragamannya.

Upaya – Upaya yang Perlu Dilakukan.

  • Pembentukan KKLD, APL, DPL, dan lain-lain.
  • UPT Pengembangan Wilayah Konservasi di daerah dan perairan nasional
  • Pembentukan zonasi kawasan konservasi perairan yang terdiri dari zona inti, zona perikanan berkelanjutan, zona pemanfaatan, dan zona lainnya.
  • Pelibatan masyarakat dalam mengelola kawasan konservasi perairan yang didukung oleh pemerintah serta melibatkan lembaga swadaya masyarakat, korporasi, adar istiadat, lembaga penelitian, dan perguruan tinggi.
  • Pengembangan Konservasi Plasma Nutfah



5.    Struktur Organisasi


 

Subseksi Program dan Evaluasi mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan untuk penyusunan rencana program, evaluasi dan laporan di bidang pemangkuan, pemanfaatan, dan pengawasan kawasan konservasi perairan nasional.

Subseksi Pendayagunaan dan Pengawasan
mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan untuk pelaksanaan dan bimbingan pemangkuan, pemanfaatan, pengawasan, serta pemberdayaan dan peningkatan kesadaran masyarakat (public awareness) kawasan konservasi perairan nasional.

Urusan Tata Usaha mempunyai tugas melakukan pengelolaan urusan administrasi keuangan, barang kekayaan milik negara, administrasi kepegawaian dan jabatan fungsional, persuratan, kearsipan, perlengkapan, rumah tangga dan pelaporan Loka KKPN.

Kelompok Jabatan Fungsional di lingkungan Loka KKPN mempunyai tugas melaksanakan pemangkuan, pemanfaatan, dan pengawasan kawasan konservasi perairan yang bertujuan untuk melestarikan sumber daya ikan dan lingkungannya berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

6.    Wilayah Kerja

Wilayah kerja Loka KKPN terletak di Wilayah Barat terdiri dari 21 Provinsi yaitu : Nangroe Aceh Darussalam, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat,Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan.

Loka Kawasan Konservasi Perairan Nasional Pekanbaru

Jl. Diponegoro No 44 A
Pekanbaru 28116
Telp: (0761) 848948
Fax : (0761) 20605
Email: lkkpnpekanbaru@gmail.com

Jajak Pendapat

Menurut Pendapat Anda, apakah dengan kondisi geografis Indonesia yang terdiri dari banyak pulau, seharusnya pembangunan berbasis kemaritiman?