Informasi Cuaca & Iklim Maritim

BERITA PRAKIRAAN CUACA MARITIM UNTUK PELAYARAN DI SEBAGIAN PERAIRAN INDONESIA BAGIAN BARAT TANGGAL 27 - 28 Juni 2011
27/06/2011 - Kategori : Informasi Cuaca & Iklim Maritim

BERITA PRAKIRAAN CUACA MARITIM UNTUK PELAYARAN
DI SEBAGIAN PERAIRAN INDONESIA BAGIAN BARAT
  1. PERINGATAN  CUACA  BURUK  : Gelombang Laut dengan tinggi 1,5 sampai 3.0 meter  berpeluang dapat terjadi di Laut Natuna bagian Barat, Perairan Kalimantan Barat, Selat Karimata, Perairan Bangka Belitung, Perairan Jambi dan Riau, Selat Malaka bagian Barat, Perairan Aceh Utara dan Selatan, Perairan  Nias, Samudera Hindia Barat Mentawai, Perairan Mentawai, Perairan Bengkulu, Perairan Lampung, Selat Sunda bagian Selatan, Laut Jawa, Perairan Selatan Jawa Tengah, Perairan Utara Jawa, Perairan Selatan Kalimantan.   Kecuali di Laut Andaman hingga Samudera Hindia Barat Nias, Samudera Hindia Barat Bengkulu hingga Selatan Sumbawa, Perairan Enggano, Perairan Selatan Banten hingga Perairan Selatan Lombok, gelombang laut dapat mencapai 3 sampai  5 meter.     
  2. RINGKASAN KONDISI CUACA :  
    Angin di atas wilayah Perairan Indonesia, umumnya bertiup dari arah Timur  sampai Barat, dengan kecepatan angin  berkisar antara 3 sampai 25 knot.

    Kondisi tersebut memberi peluang pertumbuhan awan dan hujan disertai Badai Guntur dapat terjadi di :  Laut China Selatan bagian Utara, Perairan Kalimantan Utara, Perairan Riau, Selat Malaka, Perairan Sumatera Utara, Laut Andaman, Perairan Aceh, Perairan Mentawai dan Sumatera Barat, Samudera Hindia Barat  Enggano, Laut Jawa bagian Timur
  3. PRAKIRAAN CUACA WILAYAH PERAIRAN   :
    BERLAKU DARI  JAM      :  07.00 WIB TANGGAL : 27  JUNI   2011  

    SAMPAI  DENGAN  JAM :  07.00 WIB TANGGAL  :28  JUNI   2011

 

 

NO

 

 

 

NAMA WILAYAH PERAIRAN

 

 

ARAH DAN KECEPATAN ANGIN

 

 

CUACA

 

TINGGI GEL. LAUT

 

SIG.

MAX.

01

WILPER  KEP. NATUNA

SELATAN

05 –  10 KT

BERAWAN

0.8 – 1.3 M

1.3 – 1.5 M

02

WILPER  KEP. ANAMBAS

SELATAN

05 –  10 KT

BERAWAN

0.8 – 1.3 M

1.3 – 1.5 M

03.

WIL. LAUT NATUNA

SELATAN

05 –  10 KT

BERAWAN

0.8 – 1.3 M

1.3 – 1.5 M

04.

WILPER PONTIANAK

TENGGARA

03 –  08 KT

HUJAN

0.8 – 1.3 M

1.3 – 1.5 M

05.

WILPER KEP. RIAU

TENGGARA

05 –  10 KT

HUJAN

0.8 – 1.3 M

1.5 – 2.0 M

06.

WILPER KEP. LINGGA

TENGGARA

05 –  10 KT

HUJAN

0.8 – 1.3 M

1.5 – 2.0 M

07.

WILPER SELAT BERHALA

TENGGARA

05 –  10 KT

HUJAN

0.5 – 0.8 M

0.8 – 1.3 M

08.

WILPER PANGKAL PINANG

TENGGARA

05 –  10 KT

HUJAN

1.3 – 1.5 M

1.5 – 2.0 M

09.

WIL. SELAT GELASA

TENGGARA

05 –  10 KT

BERAWAN

1.3 – 1.5 M

1.5 – 2.0 M

10.

WIL. SELAT BANGKA BAG. UTARA

TENGGARA

05 –  10 KT

BERAWAN

0.5 – 0.8 M

0.5 – 0.8 M

11.

WIL. SELAT BANGKA BAG. SELATAN

TENGGARA

03 –  08 KT

BERAWAN

0.5 – 0.8 M

0.5 – 0.8 M

12.

WIL. SELAT KARIMATA BG. UTARA

TENGGARA

10 –  15 KT

BERAWAN

1.5 – 2.0 M

2.0 – 2.5 M

13.

WIL. SELAT KARIMATA BG.  SELATAN

TENGGARA

10 –  15 KT

BERAWAN

1.5 – 2.0 M

2.0 – 2.5 M

14.

WIL. LAUT JAWA BAGIAN BARAT

TENGGARA

10 –  15 KT

HUJAN

1.5 – 2.0 M

2.0 – 2.5 M

15.

WIPER KEP. SERIBU

TENGGARA

05 –  10 KT

HUJAN

1.3 – 1.5 M

1.5 – 2.0 M

16.

WILPER UTARA JAWA BARAT

TENGGARA

05 –  10 KT

BERAWAN

0.8 – 1.3 M

1.3 – 1.5 M

17.

WILPER SELATAN JAWA BARAT

TENGGARA

10 –  15 KT

BERAWAN

2.0 – 2.5 M

2.0 – 3.0 M

18.

WILDRA HINDIA SELATAN JA-BAR

TENGGARA

15 –  20 KT

BERAWAN

2.5 – 3.0 M

3.0 – 4.0 M

19.

WILPER SELATAN BANTEN

TENGGARA

10 –  15 KT

BERAWAN

2.0 – 2.5 M

2.0 – 3.0 M

20.

WILDRA HINDIA SELATAN BANTEN

TENGGARA

15 –  20 KT

BERAWAN

2.5 – 3.0 M

3.0 – 4.0 M

 


Jajak Pendapat

Menurut Pendapat Anda, apakah dengan kondisi geografis Indonesia yang terdiri dari banyak pulau, seharusnya pembangunan berbasis kemaritiman?